Pilwakot Palopo 2018

KPU Palopo Larang PPK dan PPS Like Komentar di Sosmed, Ini Alasannya

Tanggapan yang dimaksud tak hanya soal komentar, tapi juga berikan tanda like.

KPU Palopo Larang PPK dan PPS Like Komentar di Sosmed, Ini Alasannya
hamdan/tribunpalopo.com
Bimtek pemutakhiran data dan simulasi tata cara pengisian formulir PPK dan PPS se-Kota Palopo di Hotel Mulia Indah, Jl Mangga, Kecamatan Wara, Kota Palopo,Kamis (11/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunPalopo.com, Hamdan Soeharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - KPU Kota Palopo melarang penyelenggara di seluruh tingkatan PPS dan PPK untuk menanggapi konten Pilkada yang berkaitan dengan kandidat di Sosial Media (Sosmed).

Tanggapan yang dimaksud tak hanya soal komentar, tapi juga berikan tanda like.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Palopo, Faisal saat bimtek pemutakhiran data dan simulasi tata cara pengisian formulir PPK dan PPS di Hotel Mulia Indah, Jl Mangga, Kecamatan Wara, Kamis (11/1/2018).

“Ini harus diperhatikan, hindari memposting, berkomentar apalagi berdebat, atau hanya sekedar like terkait bakal calon di medsos," kata Alumni Ilmu Sosial Unhas itu.

Baca: Kapolres Palopo Punguti Sampah Pendukung Calon Wali Kota di KPU

Ia menyebutkan, hal itu harus dilakukan agar menghindari kesan tidak netral bagi penyelenggara.

Dampaknya masyarakat akan menilai kinerja dan profesionalitas penyelenggara menjadi buruk.

"Bagusnya yang teman-teman posting adalah terkait sosialisasi penyelenggaraan pilkada," katanya.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help