Permintaan Naik, Pertamina Klaim Penuhi Kebutuhan Elpiji di Tahun Baru

Konsumsi elpiji di provinsi Sulsel, konsumsi rata-rata harian elpiji nonsubsidi naik 28 persen

Permintaan Naik, Pertamina Klaim Penuhi Kebutuhan Elpiji di Tahun Baru
st hamdana/tribunwajo.com
Tim monitoring ketersediaan tabung gas 3 kg saat mengunjungi agen tabung gas elpiji 3 kg PT Wajo Harapan, Senin (11/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Pertamina MOR VII mengklaim telah berhasil memastikan pasokan LPG selama periode satgas Natal dan Tahun Baru aman.

Skenario operasi pasar hanya dilakukan di beberapa titik untuk melakukan normalisasi harga LPG ditingkat pengecer serta untuk mengedukasi masyarakat untuk membeli LPG di jalur distribusi resmi Pertamina.

"Kondisi pasokan LPG di masyarakat selama satgas Natal dan Tahun Baru dari tanggal 18 Desember 2017-8 Januari 2018 mencukupi," kata Unit Manager Communication & CSR MOR VII Sulawesi, M Roby Hervindo, Rabu (10/1/2018).

Dimana, konsumsi elpiji di provinsi Sulsel, konsumsi rata-rata harian elpiji nonsubsidi naik 28 persen menjadi 74 metrix Ton (MT) per hari.

Sedangkan elpiji subsidi 3 Kg yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu naik 13 persen menjadi 797 MT per hari dibanding pada konsumsi normal harian.

"Data itu per 26-31 Desember. Namun per 1-8 Januari 2018 pemakaian normal kembali," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help