Avanza Angkut Kerang Lola Diamankan Satreskrim Polres Bulukumba

Penangkapan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi yang didampingi Kanit Tipidter Bripka Ahmad Fatir

Avanza Angkut Kerang Lola Diamankan Satreskrim Polres Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Kerang Lola

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Jajaran Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bulukumba, menangkap pelaku pengangkut kerang dilindungi jenis Lola, di Jl Poros Bulukumba-Bantaeng, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penangkapan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi yang didampingi Kanit Tipidter Bripka Ahmad Fatir beserta Personil Unit Tipidter dan Pegawai Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bulukumba.

Alhasil, petugas berhasil menangkap tersangka Patta Iman (45) dan Yunus (39).

Keduanya adalah warga Banyoro Kelurahan Bontokamase Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba.

"Ini berawal ketika Unit Tipidter mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengangkutan kerang di lindungi jenis Lola dari Banyoro menuju Makassar dengan menggunakan mobil Avanza DD 1466 HZ," tutur Iptu Deki, Rabu (10/1/2018).

Mendapat informasi tersebut, Unit Tipidter kemudian melakukan penyelidikan lebih mendalam, dan selanjutnya dilakukan pemberhentian mobil, Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 23.30 Wita.

Dari hasil pemeriksaan, polisi berhasil menemukan barang bukti kerang Lola sekitar 500 kilogram dan mobil yang dikendarai pelaku tidak memiliki surat kelengkapan.

Rencananya, kerang tersebut bakal dikirim ke pembeli atas nama Mujahir, warga Jl Barukang, Kota Makassar, Sulsel.

Dari keterangan pelaku, kerang tersebut diperoleh dari hasil tangkapannya sendiri di perairan Herlang dan juga membeli ke nelayan dengan harga Rp 5 ribu perkilo dan selanjutnya di jual ke Makassar dengan harga Rp 10 perkilo.

Kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Bulukumba dan terancam Pasal 40 ayat 2 UU No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help