TribunTimur/
Home »

Gowa

Soal Kasus OTT Oknum BPN Gowa, Pihak Kejari Gowa Enggan Beri Jawaban

Oknum pejabat Badan Pertahanan Nasional (BPN) Gowa, Faisal, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) senilai Rp 3 juta.

Soal Kasus OTT Oknum BPN Gowa, Pihak Kejari Gowa Enggan Beri Jawaban
int
www.tribun-timur.com 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Oknum pejabat Badan Pertahanan Nasional (BPN) Gowa, Faisal, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) senilai Rp 3 juta.

Kasus ini sudah memasuki tahap persidangan.

Dikonfirmasi soal kasus tersebut, pihak Kejaksaan Negeri Gowa.

Tribungowa.com mencoba mengkonfirmasi, Kasi Pidsus Mujahidah tak memberikan jawaban melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, LSM Kapak yang mengawal kasus ini, Khaeril mengatakan jika sidang perdana kasus tersebut sudah digelar Kamis (4/1/2018).

"Saya dengar itu sidang perdana kemarin tanggal 4 Januari di Pengadilan Tipikor Makassar. Tapi coba mi tanya kejaksaan lebih jelasnya. Termasuk dakwaannya pasal berapa," katanya Selasa (9/1).

Faisal ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan OTT setelah sopirnya bernama Hamzah tertangkap tangan menerima uang dari seorang pemohon pembuat sertifikat berinsial IMD di Jl. Usmas Salengke, Rabu 22 Februari 2017 lalu.

Kepada Ombudsman, Irwasda dan tim Saber Pungli Polda Sulsel, Hamzah mengaku jika uang tersebut akan diserahkan kepada Faisal yang menjabat Kasubsi Penetapan BPN Gowa.

Namun dari Rp 13 juta yang diminta Faisal, hanya Rp 3 juta yang disita saat operasi tangkap tangan.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help