Home »

Gowa

SMPN 3 Sungguminasa Jadi Agen Pencegahan Perundungan

Menurutnya, permasalahan yang sering terjadi di antara siswa adalah perundungan (bullying) antar teman sebaya.

SMPN 3 Sungguminasa Jadi Agen Pencegahan Perundungan
HANDOVER
Tim monitoring dan evaluasi (Monev) Bappenas melakukan kunjungan ke SMPN 3 Sungguminasa, Jl. Poros Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Selasa (9/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Tim monitoring dan evaluasi (Monev) Bappenas melakukan kunjungan ke SMPN 3 Sungguminasa, Jl. Poros Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Selasa (9/1/2018).

Tim yang terdiri dari perwakilan Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Bappenas, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Kemendagri, Kemendikbud, Kemensos, Perwakilan Unicef, Yayasan Indonesia Mengabdi itu didampingi Sekkab Gowa Muchlis dan diterima Kepala SMPN 3 Sungguminasa, Fajar Ma'ruf.

Muchlis mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dalam program pencegahan bullying yang ditetapkan dalam UU Perlindungan anak dan Menteri Pendidikan.

"Bahwa kekerasan terhadap anak khususnya di konteks sekolah itu dilarang. Dan ini lah yang menjadi prioritas nasional Pemerintah Indonesia hingga tahun 2019 mendatang sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2015-2019," ujarnya dihadapan para guru dan siswa yang hadir.

Menurutnya, permasalahan yang sering terjadi di antara siswa adalah perundungan (bullying) antar teman sebaya.

Untuk itu guru maupun orangtua sebagai pendidik perlu mendorong dan membiasakan penerapan disiplin.

Dalam kehidupan anak sehari-hari baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan pergaulan mereka sendiri.

Mantan Kepala Bappeda Gowa itu juga mengajak siswa siswi untuk membentuk agen perubahan sekolah.

"Dan hari ini kita kampanyekan pencegahan bullying di sekolah. Mari kita dukung anak-anak kita sebagai agent of change," ujarnya.

Kini Unicef dengan Pemkab Gowa melalui bantuan teknis dari Yayasan Indonesia Mengabdi telah mengembangkan program pencegahan bullying yang ditujukan kepada SMPN di SMPN 5 Pallangga dan SMPN 3 Sungguminasa.

Asisten Deputi Perlindungan Anak Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus ketua tim Monev Bappenas, Marwan Syukani mengaku salut dengan kreativitas yabg ditunjukkan para siswa SMPN 3 Sungguminasa sebagai agen perubahan di sekolah.

Marwan pun berharap, agen perubahan ini dimiliki seluruh sekolah khususnya di tingkat SMP sehingga pendidikan menengah pertama ini berisi siswa-siswa yang memiliki pikiran positif.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help