Pilkada Polman 2018

Sebelum 12 Februari, Incumbent Harus Setor Ini ke KPU Polman

Danial menambahkan, surat kesediaan cuti tersebut harus dilampirkan pasangan AIM-beNAR sebelum penetapan pasangan calon

Sebelum 12 Februari, Incumbent Harus Setor Ini ke KPU Polman
nurhadi/tribunsulbar.com
Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar-Muhammad Natsir Rahmat diiringi pendukungnya menuju kantor KPU Polman, Jl Wahid Hasyim, Kecamatan Polewali, Senin (8/1/2017). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, POLMAN - Pasangan incumbent calon Bupati dan Wakil Bupati Polman harus menyetor surat keterangan kesediaan cuti kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Polman, M. Danial, saat ditemui dikantor KPU Polman, Jl. H. Wahid Hasyim, Kecamatan Polewali, Sulbar, Selasa (9/1/2018).

"Untuk petahana harus melampirkan pernyataan kesediaan cuti diluar tanggungan negara pada saat memasuki masa kampanye tanggal 15 Februari," kata M. Danial kepada TribunSulbar.com.

Danial menambahkan, surat kesediaan cuti tersebut harus dilampirkan pasangan AIM-beNAR sebelum penetapan pasangan calon pada tanggal 12 Februari mendatang.

"Kemudian Mendagri melalui Gubernur harus mengangkat pejabat sementara sebelum memasuki masa Kampanye tanggal 15 Februari," ujarnya menambahkan.

Ia menjelaskan, hal tersebut diatur mulai dari undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua undang-undang nomor 1 tahum 2015.

"Itu juga diatur dalam PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan dan PKPU nomor 4 tentang kampanye," tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help