TribunTimur/

Pulau Karampuang Mamuju Akan Miliki Kapal Baru, Tarif Masuk Akan Naik

Di Kecamatan Karampung juga akan dibangun jalan lingkar yang menghubungkan dusun ke dusun lainnya

Pulau Karampuang Mamuju Akan Miliki Kapal Baru, Tarif Masuk Akan Naik
http://ilhamsensei1798.blogspot.co.id
Pulau Karampuang Mamuju, Sulbar 

PULAU Karampuang di Kecamatan Mamuju, Kota Mamuju, adalah obyek wisata bahari andalan di Provinsi Sulawesi Barat. Perairan pulau ini memiliki surga bawah laut berupa keaneragaman hayati seperti terumbu karang dan biota laut yang eksotik. Tak heran jika Pulau Karampuang menjadi salah satu destinasi pilihan wisatawan menikmati kegiatan snorkeling dan diving.

Pulau Karampuang berjarak 3 kilometer dari Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Akses menjangkau pulau tersebut digunakan perahu motor yang mudah dijumpai di area tempat pelelangan ikan (TPI) Kasawi di Mamuju. Sewanya sekitar Rp 15 ribu - Rp 20 ribu pergi-pulang (PP).

Pulau Karampuang Mamuju2
Pulau Karampuang Mamuju2 (http://ilhamsensei1798.blogspot.co.id)

Terdapat dermaga kayu sepanjang 500 meter yang menjorok ke laut dan bisa dijadikan spot menikmati pemandangan karang dan ikan-ikan laut yang berenang di air yang jernih. Pengunjung pulau ini bisa beristirahat menikmati panorama sekitar dengan menyewa pondokan kayu dari anyaman bambu yang tersedia di pulau tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, Sahari Bulan, mengatakan tahun ini berencana menambah fasilitas di pulau tersebut seperti gasebo dan dermaga.

"Tahun ini kami juga akan melakukan pengadaan kapal sebagai alat trasnportasi wisatawan menuju obyek wisata Pulau Karampuang," katanya, awal Januari 2018 kepada TribunSulbar.com.

pantai tanjung ngalo mamuju
pantai tanjung ngalo mamuju (kompadansamandar.blogspot.co.id)

Disebutkan Pulau Karampuang adalan ikon wisata di Kabupaten Mamuju sehingga tahun ini pemerintah setempat tetap memfokuskan pengembangan obyek wisata tersebut. “Kapal yang kita punya sekarang sudah tidak layak lagi dijadikan sebagai alat transportasi, jadi akan kita adakan yang baru," ujarnya.

Saat ini Pulau Karampuang juga telah ditunjang dengan fasilitas aliran listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Tarif Dinaikkan
Selain itu, dinas pariwisata setempat akan menaikkan retribusi masuk di Pulau Karampuang karena tarif yang berlaku selama ini dinilai belum maksimal memberikan pendapatan signifikan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat ini retribusi kita masih Rp 2000 per kepala untuk masuk lokasi wisata. "Model pembayaran retribusi kita akan coba dinaikkan sehingga secara otomatis regulasi akan kita ubah. Kedepan wisatawan yang akan berkunjung akan dimintai retribusi saat berangkat menuju Pulau Karampung," tambahnya.

air terjun tamasapi
air terjun tamasapi (nurhadi/tribunsulbar.com)

Air Terjun Tamasapi
Selain Pulau Karampung, tahun ini Disparbud Mamuju juga berencana membenahi beberapa obyek wsiata lainnya yaitu wisata Pantai Ngalo yang terletak di Desa Pasa'bu, Kecamatan Tapalang Barat, obyek wisata Kali Mamuju, dan Air Terjun Tamasapi yang terletak di Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju.

"Tahun ini kita juga sudah mulai menggarap pengembangan Pantai Ngalo sementara Air Terjun Tamasapi kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan mereka mengatakan sudah siap membantu pembenahan infrastruktur jalan menuju obyek wisata tersebut. Insya Allah tahun ini akan diperbaiki sekitar 1,5 kilometer," paparnya.

Di Kecamatan Karampung juga akan dibangun jalan lingkar yang menghubungkan dusun ke dusun lainnya. Jika jalan lingkar antar dusun tersebut terlaksana maka akan disiapkan sepeda wisata yang bisa digunakan wisatawan berkeliling menyaksikan suasana dusun.

Wisata Akan Dipoles di Mamuju
*Pulau Karampung, waktu tempuh sekitar 20 menit menggunakan perahu atau kapal dari Kota Mamuju
*Pantai Ngalo, waktu tempuh sekitar 1 jam 50 menit dari Kota Mamuju
*Wisata Kali Mamuju, waktu tempuh sekitar 10 menit dari Kota Mamuju
*Air Terjun Tamasapi, waktu tempuh sekitar 20 menit dari Kota Mamuju

Penulis: Nurhadi
Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help