Komisi D Sidak Proyek IGD RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, Ini Masalahnya

Pembangunan IGD RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba tersebut dimulai sejak Agustus 2017 dan mestinya sudah rampung 16 Desember 2017.

Komisi D Sidak Proyek IGD RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba, Ini Masalahnya
firki/tribunbulukumba.com
Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sulthan Dg Radja, Selasa (9/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sulthan Dg Radja, Selasa (9/1/2018).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi D, Muhammad Bakti, beserta anggotanya, H Safiuddin dan Usman.

Pembangunan IGD RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba tersebut dimulai sejak Agustus 2017 dan mestinya sudah rampung 16 Desember 2017.

Namun hingga kini, proses pembangunannya masih belum rampung 100 persen.

Baca: Proyek Jembatan Sungai Bialo Bulukumba Dicicil, Masalahnya di DPRD

Pembangunan IGD tersebut menelan dana sekitar Rp 20 miliar, ditambah pengadaan alat kesehatan sebesar Rp 20 miliar.

Menurut Muhammad Bakti,  jika pembangunan tidak diselesaikan tepat waktu, maka akan diberikan 50 hari tambahan dan disertai dengan denda.

"Ini sudah di denda karena lewat batas perjanjian, kalau saya lihat progresnya ini, hingga Januari juga belum selesai," tutur Muhammad Bakti.

Legislator Gerindra tersebut menyebutkan,  jika sampai pada batas waktu tambahan pengerjaannya belum selesai, maka kontrak akan diputus dan pelaksanaan akan diblacklist.

Baca: Bupati Bulukumba Rencana Bangun Museum, Salah Satu Koleksinya Pinisi

Pelaksana proyek, Ahmad Setiono, yakin dapat merampungkan perkerjaannya itu sebelum batas waktu tambahan yang diberikan.

"Sekarang sudah 93 persen. Kami usahakan Januari ini semua sudah rampung. Sekarang, 70 orang pekerja finishing untuk pemasangan panel dan plafon kami kerahkan, dan kami akan tambah lagi 40 orang," ucap Ahmad. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved