Ditetapkan Tersangka Kasus Ketapang Kencana, Rumah Pribadi Abdul Gani Sirman Sepi

Tribun coba mengecek keberadaan penghuni di dalamnya dengan mengetok pagar rumah, namun sampai 10 menit tak kunjung seorang pun keluar.

Ditetapkan Tersangka Kasus Ketapang Kencana, Rumah Pribadi Abdul Gani Sirman Sepi
WAODE NURMING/TRIBUN TIMUR
Rumah tersangka kasus dugaan korupsi UMKM dan proyek ketapang kencana, Abdul Gani di Jl. Muthalib Daeng Narang, No. 7, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Gowa. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- ⁩Pihak Polda Sulsel akhirnya menetapkan nama-nama tersangka kasus dugaan korupsi UMKM dan proyek ketapang kencana, Selasa (9/1).

Salah satu nama yang masuk sebagai tersangka adalah Abdul Gani Sirman yang juga mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar.

Setelah penetapan itu, Tribungowa.com mencoba menemui Abdul Gani yang berdomisili di Jl. Muthalib Daeng Narang, No. 7, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Sayangnya rumah berlantai dua yang berada di depan jalan poros Paccinongan itu tampak sepi.

Rumah tersangka kasus dugaan korupsi UMKM dan proyek ketapang kencana, Abdul Gani di Jl. Muthalib Daeng Narang, No. 7, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Gowa.
Rumah tersangka kasus dugaan korupsi UMKM dan proyek ketapang kencana, Abdul Gani di Jl. Muthalib Daeng Narang, No. 7, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Gowa. (WAODE NURMING/TRIBUN TIMUR)

Tribun coba mengecek keberadaan penghuni di dalamnya dengan mengetok pagar rumah, namun sampai 10 menit tak kunjung seorang pun keluar.

Hanya terlihat satu motor terparkir di teras. Dan satu mobil yang di garasi bagian dalam.

Tetangga Abdul Gani, yang tepat di depan rumahnya mengatakan jika, pemilik rumah sedang tak berada didalam.

"Tidak ada ki, pergi itu. Tidak ada mobilnya. Itu mobilnya satu jarang dia gunakan," katanya yang melihat Tribun berdiri didepan pagar.

Kasus korupsi UMKM dan proyek Ketapang Kencana lingkup Pemkot Makassar diindikasikan merugikan negara mencapai Rp 1,4 M.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help