Frustasi Tak Lolos Polisi, Jawara Lari Ini Pilih Jadi Curanmor

Frustasi membuat seorang mantan atlet lari asal Pangkep, Andi Anca bin Ambo Asse (23), memilih jalan sebagai pelaku curanmor

Frustasi Tak Lolos Polisi, Jawara Lari Ini Pilih Jadi Curanmor
WAODE NURMING/TRIBUN TIMUR
Anca, manta atlet lari asal Pangkep ditangkap Polsek Bajeng karena kasus Curanmor, Senin (8/1/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Frustasi, membuat seorang mantan atlet lari asal Pangkep, Andi Anca bin Ambo Asse (23), memilih jalan sebagai pelaku curanmor.

Namun aksinya itu pun berakhir di Polsek Bajeng.

Anca ditangkap aparat Polsek Bajeng atas sejumlah kasus curanmor di Kecamatan Bajeng.

Dalam press release yang digelar di Mako Polsek Bajeng, Anca mengaku alasannya beralih sebagai curanmor karena frustasi tidak lulus pendaftaran polisi.

"Frustasi karena waktu daftar jadi polisi 2012 tidak lolos dan orangtuaku bangkrut," katanya, Senin (8/1).

Saat diwawancarai Tribungowa.com, Anca mengatakan pernah meraih juara Porda.

"Iya pernah, juara Porda," katanya lagi.

Dari pengakuannya, Anca mulai menjadi atlet lari sejak SMP hingga SMA.

Meski orangtuanya berdomisili di Pangkep, dia tinggal di Makassar mengikuti diklat atlet di Provinsi.

Dia pernah mengikuti perlombaan lari sejauh 1.500 meter.

Kini meski Anca tak bisa menjadi polisi, namun dia harus mendekam dibalik jeruji.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help