TribunTimur/
Home »

Lutra

Bekas Kades Dodolo Luwu Utara Bawa Kabur Dana Desa Rp 400 Juta, Begini Penjelasan Inspektorat

Desa berjarak 86 kilometer dari ibu kota kabupaten itu ditempuh dua hari akibat jalan yang tidak memadai.

Bekas Kades Dodolo Luwu Utara Bawa Kabur Dana Desa Rp 400 Juta, Begini Penjelasan Inspektorat
suryamalang
Ilustrasi

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, RAMPI - Mantan Kepala Desa Dodolo, Kecamatan Rampi, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, diduga membawa kabur dana desa tahun 2016.

Selain membawa kabur uang Rp 400 juta, keberadaan mantan Kepala Desa Dodolo Hendri Naftaly (47) sudah lama tidak diketahui.

Kepala Inspektorat Luwu Utara, M Asyir Suhaeb, telah menerima laporan tersebut.

"Dia sudah kita audit dan ditemukan kerugian negara atas penggunaan Dana Desa Dodolo tahun 2016," kata Asyir, Senin (8/1/2018).

Baca: Naik Lagi, Dana Desa Untuk Sulsel Capai Rp 1,98 Triliun pada 2018

Asyir menambahkan, pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan tanggal 6 November 2017 hingga 6 Januari 2018.

"Dim ana tenggat waktu yang diberikan selama 60 hari kerja yang bersangkutan tidak muncul juga," katanya.

Dodolo merupakan salah satu desa terpencil di Luwu Utara.

Desa berjarak 86 kilometer dari ibu kota kabupaten itu ditempuh dua hari akibat jalan yang tidak memadai.

Tidak ada listrik dan jaringan seluler di Dodolo.

Kelakuan Hendri sudah menjadi rahasia umum warga Luwu Utara.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help