Pilkada Pinrang 2018

Ada Keributan di Hari Pertama Pendaftaran Paslon, Ini Penjelasan Kapolres Pinrang

Warga Kampung Ammani, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang itu pun melapor ke Mapolres Pinrang.

Ada Keributan di Hari Pertama Pendaftaran Paslon, Ini Penjelasan Kapolres Pinrang
hery/tribunpinrang.com
Muhlis (27), pendukung Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid (AIH)-Alimin mengaku dipukul oleh pendukung Bakal Pasangan Calon Hamka Mahmud-Ahsan Wahid, Senin (8/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Muhlis (27), pendukung bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid (AIH)-Alimin mengaku dipukul oleh pendukung balon Hamka Mahmud-Ahsan Wahid, Senin (8/1/2018).

Warga Kampung Ammani, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang itu pun melapor ke Mapolres Pinrang.

Informasi yang dihimpun TribunPinrang.com, kejadian itu bermula saat Muhlis dan rekannya dalam perjalanan pulang dari acara deklarasi AIH-Alimin.

Tiba-tiba, mereka yang mengendarai sepeda motor pun terjebak oleh kerumunan pendukung Hamka-Ahsan di Jl Bintang.

"Saya dipukul lantaran bunyi knalpot motor saya dianggap mengganggu mereka," kata Muhlis dihadapan petugas.

Terpisah, LO Bakal Pasangan Calon Hamka-Mahmud, Andi Bahrun tak menampik adanya kejadian tersebut.

Menurtnya, pemukulan itu terjadi lantaran pendukung AIH-Alimin melakukan tindakan yang kurang beretika, saat tim mengantar kandidat Hamka-Ahsan menuju KPU Pinrang.

"Mereka tancap gas motor depan tim kami. Hal itu tentu memancing emosi pendukung," ungkap Bahrun.

Sementara itu, Kapolres Pinrang, AKBP Adhi Purboyo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi karena kesalahpahaman.

"Korban yang dipukul mengira bahwa rombongan itu adalah pendukung AIH-Alimin. Makanya, berani tancap-tancap gas," jelasnya.

Adhi mengimbau, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan adanya peristiwa semacam ini.

"Semua sudah aman. Sudah ditangani pihak Polres Pinrang," pungkasnya.

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help