CITIZEN REPORTER

Cara Anak-anak Indonesia di Matsuyama Jepang Isi Liburan Saat Musim Dingin

Di Matsuyama sendiri, jumlah anak sekolah (dari tingkatan SD dan SMP) asal Indonesia mencapai angka belasan anak.

Cara Anak-anak Indonesia di Matsuyama Jepang Isi Liburan Saat Musim Dingin
CITIZEN REPORTER
Cara Anak-anak Indonesia di Matsuyama Jepang Isi Liburan Saat Musim Dingin 

Aulia Yahya
Warga Makassar
Melaporkan dari Matsuyama, Ehime - Jepang

TRIBUN-TIMUR.COM-Menikmati musim dingin di Jepang memang selalu menyisakan keseruan tersendiri.

Terlebih, di Jepang musim dingin merupakan salah satu musim yang ada libur panjangnya (dalam istilah orang Jepang disebut dengan Fuyu Yasumi).

Khusus bagi anak sekolahan, karena bertepatan dengan liburan semester sekolah, Fuyu Yasumi bisa berlangsung selama dua pekan lamanya, jelang akhir tahun hingga memasuki awal tahun baru.

Di Matsuyama sendiri, jumlah anak sekolah (dari tingkatan SD dan SMP) asal Indonesia mencapai angka belasan anak.

Mereka rerata adalah putra putri dari keluarga mahasiswa(i) S1, S2 dan S3 asal Indonesia yang kuliah di Ehime University.

Memanfaatkan waktu liburan sekolah, oleh Matsuyama Islamic Cultural Center (MICC) mencoba mengkoordinir sebuah event perlombaan bagi anak anak muslim. Selama dua kali akhir pekan (Sabtu - Ahad), sejumlah perlombaan digelar.

Mulai dari lomba adzan, lomba menghafal surah surah pendek, lomba cerdas cermat Islami, lomba strory telling / kisah kisah Islami, dan kaligrafi.

Ahad, (7/1/2018) merupakan hari terakhir event berlangsung. Tibalah saatnya bagi para peserta untuk mengetahui siapa saja yang berhak mendapatkan peringkat juara untuk masing masing perlombaan.

Cara Anak-anak Indonesia di Matsuyama Jepang Isi Liburan Saat Musim Dingin
Cara Anak-anak Indonesia di Matsuyama Jepang Isi Liburan Saat Musim Dingin (HANDOVER)

Uniknya, tak hanya para pemenang, panitia lomba juga memberikan hadiah kepada seluruh peserta. Intinya, bagaimana membuat anak anak merasa gembira dan menikmati suasan liburan.

Mereka sangat senang, mengingat hadiah yang disediakan adalah pernak pernik kelengkapan sekolah yang baru sebagai bekal memasuki awal persekolahan pasca liburan.

Bagi panitia, lomba semacam ini selain sebagai sarana untuk mengobati kerinduan anak anak akan suasana kampung halaman, yang lebih utama adalah untuk menjaga spirit keagamaan mereka (anak anak).

Hal ini dianggap penting guna merefresh kembali hafalan Al Qur'an mereka, menjaga tertib shalat lima waktu, menjaga minat baca tulis Al Qur'an, serta membekali pengetahuan pengetahuan dasar keIslaman mereka.

Sesuatu hal yang sangat sulit untuk mereka dapatkan selama "mencicipi" jenjang pendidikan di negeri Sakura.

Setelah gelaran lomba ini, beberapa pekan kedepan, rencanannya anak anak akan kembali menikmati Fuyu Yasumi dengan rangkaian agenda permainan salju di salah satu resort ski di Prefecture Ehime, tentu beserta para keluarga asal Indonesia yang terhimpun dalam organisasi Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) komisariat Ehime Jepang .(*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help