Citizen Reporter

Tokoh Muslimah Makassar Bahas Refleksi Akhir Tahun, Ini Pematerinya

Sebagai wadah silaturahmi antar Tokoh Muslimah juga sebagai bentuk evaluasi dan introspeksi kondisi ummat Islam di Indonesia.

Tokoh Muslimah Makassar Bahas Refleksi Akhir Tahun, Ini Pematerinya
Citizen Reporter
Tokoh muslimah Kota Makassar dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan dialog akhir tahun. Bertempat di Rumah Makan Padang Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Sabtu (6/1/2017). 

Citizen Reporter, Ratih Paradini

Tokoh muslimah Kota Makassar dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan dialog akhir tahun. Bertempat di Rumah Makan Padang Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Sabtu (6/1/2017). sekitar puluhan Tokoh dari berbagai latar belakang antusias mengukuti dialog tersebut.

Agenda dialog akhir tahun ini diadadakan selain sebagai wadah silaturahmi antar Tokoh Muslimah juga sebagai bentuk evaluasi dan introspeksi kondisi ummat Islam di Indonesia.

Ustazah Rahmawati selaku pemateri menjelaskan secara runtut peristiwa-peristiwa penting yang terjadi sepanjang 2017 mulai dari narasi intoleransi, tudingan radikalisme, persekusi para ulama, pembubaran ormas, hingga kriminalisasi ajaran dan simbol Islam.

Beliau menyimpulkan bahwa masalah ummat ada karena dijauhkannya Islam dari politik

“Islam politik bukan berarti mendapatkan kekuasaan semata, tapi Islam politik adalah penerapan Islam kaaffah (menyeluruh)” Ustazah Rahmawati

Dilanjutkan oleh pemateri kedua ustazah Indo Etung memaparkan konspirasi Barat yang hendak memecah belah ummat Islam dengan narasi radikal, eksrtimis, moderat dan lainnya, “Padahal Islam hanya satu” Ungkap beliau. Mubalighoh karismatik satu ini menyerukan persatuan Islam kepada para Tokoh Muslimah yang hadir dan agar menjadi tokoh terdepan dalam  mempersatukan ummat Islam.

Pernyataan pemateri disambut baik oleh kalangan tokoh yang hadir. Ustazah Edib Hanoum yang telah pensiun setelah  4 periode memimpin BKMT (Badan Koordinasi Majelis Ta’lim) berkata “Saya sudah lama menghafalkan ayat tentang Islam kaffah ‘masuklah kalian kedalam islam secara kaffah dan janganlah kalian mengikuti langkah setan sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagimu’ tapi baru hari ini saya benar-benar tersadarkan bahwa inilah Islam kaffah ketika diterapkan dalam politik dan sistem (negara)”

 Diusianya yang ke 75 tahun ustazah Edib mengatakan “Saya berdoa kepada Allah agar disisa usia saya bisa memperjuangkan Islam kaffah”

Dialog ini menjadi awal yang baik di Tahun 2018 sebagai upaya persatuan ummat Islam lewat para tokohnya. Dialog diakhiri dengan doa dan foto bersama dengan para Tokoh. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved