Home »

Barru

Bikin Kagum, Mahasiswa STAI DDI Mangkoso Barru Ini Tulis Mushaf Alquran Raksasa

Mushaf Alquran tersebut mulai ditulis Andis sejak Mei 2017 lalu dan saat ini ia telah menyelesaikan 24 juz.

Bikin Kagum, Mahasiswa STAI DDI Mangkoso Barru Ini Tulis Mushaf Alquran Raksasa - andis_20180106_130509.jpg
akbar/tribunbarru.com
Andis Tajuddin (22), mahasiswa semester VII Jurusan Syariah di STAI DDI Mangkoso, Kabupaten Barru, mengisi waktu luangnya dengan menulis mushaf Alquran raksasa berukuran 120 x 80.
Bikin Kagum, Mahasiswa STAI DDI Mangkoso Barru Ini Tulis Mushaf Alquran Raksasa - andis_20180106_130531.jpg
akbar/tribunbarru.com
Andis Tajuddin (22), mahasiswa semester VII Jurusan Syariah di STAI DDI Mangkoso, Kabupaten Barru, mengisi waktu luangnya dengan menulis mushaf Alquran raksasa berukuran 120 x 80.

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Andis Tajuddin (22), mahasiswa semester VII Jurusan Syariah di STAI DDI Mangkoso, Kabupaten Barru, mengisi waktu luangnya dengan menulis mushaf Alquran raksasa berukuran 120 x 80.

Mushaf Alquran tersebut mulai ditulis Andis sejak Mei 2017 lalu dan saat ini ia telah menyelesaikan 24 juz.

Andis mengaku, tiap hari dirinya menyelesaikan dua lembar mushaf yang ia tulis tersebut.

Ia pun menargetkan tulisan mushafnya rampung 30 juz dalam dua bulan ke depan.

"Mushaf Alquran raksasa ini saya mulai tulis Mei 2017 lalu dan Isya Allah saya target di bulan Maret 2018 ini sudah rampung menulis 30 Juz," kata Andis kepada tribunbarru.com, Sabtu (6/1/2018).

Hingga kini, dalam tulisan di mushaf yang sudah selesai 24 Juz tersebut, Andis sudah menghabiskan enam botol tinta ukuran 120 ml.

Kertas yang digunakan yakni jenis A3 Doff dan sudah terpakai 600 lembar.

Andis mengatakan, motivasinya menulis mushaf Alquran raksasa tersebut adalah tak lain untuk mengembangkan potensi diri dan merealisasikan ilmu menulis kaligrafi yang pernah ia dapatkan usai mengikuti kursus di sebuah lembaga kaligrafi di Sukabumi, Jawa Barat, 2016 silam.

"Saya berharap karya pertama ini bisa bikin bangga kedua orangtuaku," ujarnya.

Anak dari pasangan Tajuddin dan Kastiah ini menyebut, jika kelak karya penulisan mushaf Alquran raksasa itu selesai, dirinya berniat ingin menjualnya kepada kolektor atau orang yang tertarik ingin membeli.

"Rencananya, setelah mushafnya selesai ditulis saya mau jual. Uang hasil penjualannya buat bantu orangtua dan membiayai kebutuhan hidup," katanya.

Ia pun berharap, karya tulisan mushafnya tersebut dapat menarik minat orang lain untuk membeli.

Andis mahasiswa yang berasal dari latar belakang keluarga kurang mampu.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help