Home »

Barru

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa, Pemkab Barru Bagi-bagi Ayam

Program ayam Buras yaitu memberikan bantuan ayam kampung atau ayam bukan ras terhadap setiap desa se-Kabupaten Barru.

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa, Pemkab Barru Bagi-bagi Ayam
akbar hs/tribunbarru.com
Bupati Barru, Ir Suardi Saleh 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru mulai tahun ini akan menjalankan program sejuta ayam bukan ras (buras).

Program ayam Buras yaitu memberikan bantuan ayam kampung atau ayam bukan ras terhadap setiap desa se-Kabupaten Barru.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Barru, Suardi Saleh saat ditemui di Kantor Pemda Barru, Jumat (5/1/2018).

"Awal 2018 ini Pemkab Barru punya program sejuta ayam Buras yang sebentar lagi akan dijalankan. Lewat program itu pemerintah akan memberi bantuan ayam kampung di Desa-desa yang ada di Barru," kata Suardi Saleh kepada tribunbarru.com.

Dalam program tersebut, kata Suardi, setiap warga miskin akan diberikan bantuan gratis di Desa-desa sebanyak 45 ekor bibit ayam Buras.

"Bantuan itu kita berikan secara bertahap yaitu selama tiga bulan. Selain itu, Pemkab Barru juga akan menyiapkan pakan serta tenaga pendamping yang akan memberikan pendampingan baik secara teknis maupun manajerial," ujarnya.

Langkah tersebut, kata Suardi, dilakukan sebagai salah satu upaya untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Barru.

Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Maros itu menyebut, program tersebut juga sekaligus menjadi second income  atau pendapatan tambahan bagi masyarakat.

"Artinya kegiatan-kegiatan yang selama ini dilakukan tetap berjalan tetapi bisa ada kegiatan lain yang tidak mengganggu aktivitas pokok dan bisa menghasilkan sesuatu. Dan salah satu usaha yang cocok untuk itu adalah memelihara ayam Buras," tuturnya.

Adapun teknis penyaluran bantuan ayam Buras tersebut yaitu setiap warga miskin di seluruh Desa di Barru akan disalurkan 15 ekor ayam perbulannya.

"Jadi jika di bulan ini disalurkan 15 ekor maka itu akan berlanjut hingga tiga ke depan sampai cukup 45 ekor per Desa. Tujuannya untuk dibesarkan kemudian dijual atau dipasarkan," katanya.

"Dari hasil penjualan itulah perekonomian di Desa-desa bisa meningkat dan secara otomatis juga membantu masyarakat setempat," tutur Suardi.

Suardi berharap program tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar sehingga Kabupaten Barru juga akan menjadi sentra pengembangan ayam Buras di Sulsel.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help