Granat Maros Minta Capaian Akreditasi RSUD Salewangang Ditinjau Ulang

Menurutnya, capaian akreditasi predikat tertinggi tersebut, belum sepantasnya diterima RSUD Salewangang

Granat Maros Minta Capaian Akreditasi RSUD Salewangang Ditinjau Ulang
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Tim medis RSUD Salewangang mempraktikkan cara menolong pasien yang sedang sekarat. Hal ini dilakukannya saat tim akreditasi datang menilai. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Muh Bakri juga mempertanyakan dasar pencapaian akreditasi Paripurna oleh RSUD Salewangang, Jumat (5/1/2018).

Menurutnya, capaian akreditasi predikat tertinggi tersebut, belum sepantasnya diterima RSUD Salewangang. Selama ini, peran RSUD Salewangang tidak berjalan maksimal.

"Berdasarkan Surat keputusan Menteri Kesehatan nomor 293 tahun 2013, RSUD Salewangan ditunjuk sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) bagi pecandu narkoba," katanya.

Perintah tersebut belum pernah dijalankan oleh manajemen RSUD Salewangang. Namun masih mendapat akreditasi memuaskan.

Bakri curiga, predikat akreditasi bisa diperjual belikan atau menjadi momen bisnis oleh oknum tertentu. Predikat Paripurna harus ditinjau ulang dan dibatalkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak RSUD Salewangang atau Pemkab. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help