TribunTimur/

Terkait Korupsi Jalan Pebaian-Tombang, Polres Enrekang Sudah Kantongi Hasil Audit BPK

Mereka sudah melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 30 orang untuk dimintai keterangan dalam proyek tersebut.

Terkait Korupsi Jalan Pebaian-Tombang, Polres Enrekang Sudah Kantongi Hasil Audit BPK
muh aziz albar/tribunenrekang.com
Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Abd Haris Nicholaus 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Polres Enrekang terus mengusut dugaan korupsi proyek peningkatan jalan ruas Pebaian-Tombang, Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Enrekang.

Mereka sudah melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 30 orang untuk dimintai keterangan dalam proyek tersebut.

Meski begitu, hingga kini pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam proyek bernilai Rp 1,1 miliar itu.

Baca: 2 Kasus Korupsi di Bantaeng Rugikan Negara Rp 682,2 juta, Diselamatkan Hanya Rp 129,2 juta

Baca: Cegah Praktek Korupsi, Pemda Bulukumba Lakukan Ini

"Sampai saat ini kita memang belum tetapkan tersangka, tapi paling lambat bulan ini kita sudah siapkan gelar penetapan tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Abd Haris Nicholaus, Rabu (3/1/2017).

Ia menjelaskan, jumlah kerugian negara dalam proyek tersebut mencapai Rp 600 juta. Itu berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap proyek dengan anggaran Rp 1,1 miliar tersebut.

"Sesuai hasil koordinasi kita dengan BPK, kerugiannya sekitar Rp 600 juta, bahkan hampir Rp 700 juta," ujarnya.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help