Inflasi Bulukumba Terendah di Sulsel, Ini Kata Wakil Bupati

Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengatakan, hal tersebut merupakan satu capaian yang sangat baik.

Inflasi Bulukumba Terendah di Sulsel, Ini Kata Wakil Bupati
net
ilustrasi

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Laju inflasi Bulukumba di akhir tahun 2017, menempati posisi terendah di Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni sebesar 0,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 136,3.

Bulukumba termasuk daerah keempat dengan inflasi terendah secara nasional, di bawah Kota Sorong, Lampung dan Manokwari.

Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengatakan, hal tersebut merupakan satu capaian yang sangat baik.

Bupati Bulukumba, lanjut Tomy, setiap saat mengingatkan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar serius melakukan pengawasan pada harga harga komoditas untuk tidak di atas Harga Edaran Tertinggi (HET).

“Kita patut berterima kasih kepada petani yang telah menyiapkan komoditas yang tidak membuat harga melonjak mulai dari petani padi yang membuat harga beras tetap normal, petani cabai, nelayan dan lain-lain, termasuk pedagang dan distributor yang tidak melakukan penimbunan barang,” tutur Tomy, Rabu (3/1/2018).

Tomy menambahkan, pihaknya juga mengapreasiasi kerja dan kordinasi dari pihak kepolisian, TNI, Bulog dan stakeholder lainnya, yang dinilai sudah berjalan dengan baik.

Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesra Djunaidi Abdillah mengatakan, jelang perayaan Natal dan tahun baru 2018, pihak TPID aktif melakukan pengawasan dalam mengantisipasi harga kebutuhan pokok melonjak naik.

"Mereka kerjasama dengan pihak Bulog dan kepolisian sebagai Satgas Pangan," tutur Djunaidi. 

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help