TribunTimur/
Home »

Lutim

Himpunan Mahasiswa Batara Guru Kecam Pembangunan Kantin RSUD I Lagaligo Luwu Timur

Ketua Himpunan Mahasiswa (HAM) Batara Guru Luwu Timur, Rian Irawan, sangat mengecam pembangunan kanton mirip Ritel modern itu.

Himpunan Mahasiswa Batara Guru Kecam Pembangunan Kantin RSUD I Lagaligo Luwu Timur
ivan/tribunlutim.com
Ketua Himpunan Mahasiswa (HAM) Batara Guru Luwu Timur, Rian Irawan. 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Rencana pengoperasian kantin oleh manajemen RSUD I Lagaligo Luwu Timur masih mengundang polemik.

Lokasi kantin di dalam areal RSUD I Lagaligo, Jl Sangkurwira, Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketua Himpunan Mahasiswa (HAM) Batara Guru Luwu Timur, Rian Irawan, sangat mengecam pembangunan kanton mirip Ritel modern itu.

"Apakah tidak ada tinjauan sosial sebelum melaksanakan program? Jika berjalan, niscaya akan mengancam pendapatan masyakat (pedagang) sekitar," kata Rian kepada TribunLutim.com, Rabu (3/1/2018).

Baca: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Tomoni Luwu Timur

"Belum lagi kalau ada anggota keluarga yang kuliah, biayanya mau dibayar pake apa? Atau mau Cetak pengangguran lagi? Miris juga," ucap Irawan.

Kantin RSUD I Laligaligo juga ditolak pedagang sekitar areal rumah sakit.

Itu ditandai dengan pengumpulan tanda tangan pedagang ditujukan kepada Ketua DPRD Luwu Timur.

Sebelumnya, Manajemen RSUD I Lagaligo Luwu Timur tetap ngotot membuka kantin di dalam areal rumah sakit.

Baca: Thorig Husler Bakal Lantik Pejabat Eselon II Luwu Timur, Ini Jadwalnya

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 dengan manajemen RSUD I Lagaligo, dr Rosmini Pandin, Kepala Dinas Kesehatan dr April dan pegawai Puskesmas Malili, di Ruang Banggar, Kamis (29/12/2017).

Rosmini Pandin mengatakan, kehadiran kantin tak lepas dari beberapa masukan kebutuhan pasien dan keluarga pasien.

Menurutnya, pendirian dan pengelolaan kantin dalam wilayah RSUD telah ada regulasi dan peraturan yang mengizinkan.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help