Forum Dosen Bahas Politik 2018 di Tribun Timur, Singgung Kalangan Profesor

Salah satu perbincangan hangat di forum ini adanya manuver politik yang ikut menggiring politik di kalangan guru besar (Profesor).

Forum Dosen Bahas Politik 2018 di Tribun Timur, Singgung Kalangan Profesor
HANDOVER
Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Forum Dosen Makassar melaksanakan dialog awal tahun 2018 di Gedung Tribun-Timur Jl Cendrawasih, Makasssar, Rabu (3/1). Para akademisi ini membahas tentang tahun 2018 yang dianggap sebagai tahun politik. Salah satu perbincangan hangat di forum ini adanya manuver politik yang ikut menggiring politik di kalangan guru besar (Profesor). TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.MAKASSAR - Forum Dosen Makassar kembali melaksanakan dialog awal tahun 2018 di Gedung Tribun-Timur Jl Cendrawasih, Makasssar, Rabu (3/1/2018).

Forum ini dihadiri oleh Aswar Hasan, Adi Suryadi Culla, Ishak Ngeljeratan, Yahya Mustafa, Arkam Azikin, Marwan Mas, Amran Razak, dan sejumlah akademisi.

Para akademisi ini membahas tentang tahun 2018 yang dianggap sebagai tahun politik.

Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Forum Dosen Makassar melaksanakan dialog awal tahun 2018 di Gedung Tribun-Timur Jl Cendrawasih, Makasssar, Rabu (3/1). Para akademisi ini membahas tentang tahun 2018 yang dianggap sebagai tahun politik. Salah satu perbincangan hangat di forum ini adanya manuver politik yang ikut menggiring politik di kalangan guru besar (Profesor). TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Forum Dosen Makassar melaksanakan dialog awal tahun 2018 di Gedung Tribun-Timur Jl Cendrawasih, Makasssar, Rabu (3/1). Para akademisi ini membahas tentang tahun 2018 yang dianggap sebagai tahun politik. Salah satu perbincangan hangat di forum ini adanya manuver politik yang ikut menggiring politik di kalangan guru besar (Profesor). TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR ()

Salah satu perbincangan hangat di forum ini adanya manuver politik yang ikut menggiring politik di kalangan guru besar (Profesor).

Aswar Hasan menyebutkan bahwa kedepan harusnya sistem politik desain oleh akademisi dan politisi.

"Jika politisi saja itu kepentingan, tapi saat melibatkan akademisi berarti berbicara kemaslahatan," katanya.(*)

Penulis: Saldy
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help