Dampak Supermoon, Begini Kondisi Rumah Warga Binanga Mamuju

Pantaun TribunSulbar.com, seperti di Jl. Abd Wahab Azasi, Jl. Bau Massepe, Jl. Andi Depu dan Jl. KH. Muhammad Tahi

Dampak Supermoon, Begini Kondisi Rumah Warga Binanga Mamuju
nurhadi/tribunsulbar.com
Fenomena Supermoon yang terjadi awal tahun 2018, mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan rumah penduduk di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), tergenang air laut atau banjir rob (genangan air laut di daratan), sekitar 20 centimeter, Rabu (3/1/2018). 

"Lima jam berikutnya, yaitu pukul 09:24 WIB, Bulan akan berada dalam puncak fase purnama. Sayang sekali saat puncak purnama tersebut Bulan sudah terbenam dari wilayah Indonesia. Namun demikian masyarakat juga sudah bisa mulai menikmatinya sejak 1 Januari 2018 malam,"tambahnya.

Adapun supermoon berikutnya akan ditutup pada 30 hingga 31 Januari 2018 nanti. Pada 30 Januari 2018 pukul 16:56 WIB Bulan berada di perigee sejarak 358.993 km. Pada 29,5 jam berikutnya, yaitu pada 31 Januari 2018 pukul 20:26 WIB, Bulan pun berada dalam puncak fase purnamanya.

Dilanjutkan, kejadian purnama perigee penutup dari tiga rangkaian supermoon ini adalah yang banyak ditunggu karena pada saat tersebut terjadi pula peristiwa Gerhana Bulan Total yang dapat diamati dari seluruh Indonesia dari awal malam hingga tengah malam.

Terlebih, kata dia, peristiwa totalitasnya akan terjadi selama satu jam 16 menit yang menyebabkan Bulan akan berwarna merah.

"Fenomena Supermoon yang terjadi pada awal tahun dan di akhir Januari 2018, ini akan menimbulkan dampak, olehnya masyarakat di sekitar pesisir pantai diimbau tetap waspada dan siaga terhadap peningkatan pasang air laut atau banjir rob (genangan air laut di daratan)," ujarnya.

Kondisi tersebut diprediksikan terjadi antara 01 - 04 Januari 2018 dan 29 Januari - 2 Februari 2018.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help