TribunTimur/

citizen reporter

30 Dosen dan Pegawai UIN Alauddin Makassar Dapat Penghargaan dari Presiden Jokowi

Diserahkan melalui Rektor UINAM Prof Dr Musafir Pababbari di sela-sela upacara Hari Amal Bakti Ke-72 Kementerian Agama RI.

30 Dosen dan Pegawai UIN Alauddin Makassar Dapat Penghargaan dari Presiden Jokowi
handover
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Dr Musafir Pababbari menyerahkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo terhadap ASN lingkup UINAM, Rabu (3/1/2018) pagi. 

Haidir Fitra Siagian PhD
Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin
Melaporkan dari Samata, Kabupaten Gowa

Sebanyak 30 dosen dan pegawai berstatus aparatur sipil negara (ASN) lingkup Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) menerima penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo, Rabu (3/1/2018).

Penghargaan berupa Satyalancana Karya Satya 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Diserahkan melalui Rektor UINAM Prof Dr Musafir Pababbari di sela-sela upacara Hari Amal Bakti Ke-72 Kementerian Agama RI di halaman kampus UIN Alauddin, Kelurahan Samata, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa.

Acara ini dihadiri para dosen, staf dan pimpinan serta para guru besar UIN Alauddin.

Mereka yang menerima penghargaan tersebut di antaranya adalah Prof Dr Muh Ramli (Fakultas Ushuluddin dan Filsafat), Prof Dr M Galib MA (Kepala Penjaminan Mutu) dan Prof Dr Ambo Asse (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)

Juga diberikan kepada Dr Fatmawati Mallapiang, Dr Dewi Setiawati SpOG dan Firdayanti Djafar MKeb (Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan), Asniati SE MM (Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat) dan saya dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan negara atas pengabdiannya kepada masyarakat selama menjadi aparat negara.

UIN Alauddin Makassar
UIN Alauddin Makassar (handover)

Penghargaan ini juga menunjukkan bahwa aparat tersebut dipandang setia kepada negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada masa yang akan datang,” pesan Musafir dalam sambutannya.

Pada upacara Hari Amal Bakti tersebut, Prof Musafir membacakan pesan-pesan moral Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin.

Inti pesannya adalah setiap ASN dalam lingkungan Kementerian Agama harus memiliki kepekaan sosial dan senantiasa memberikan respon terhadap aspirasi yang berkembang dalam masyarakat.

Aparat juga harus memberikan pelayanan yang maksimal dan harus bermanfaat kepada masyarakat.

Hal ini mengingat bahwa anggaran yang dipakai untuk biaya aparat adalah berasal dari masyarakat. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help