Home »

Lutra

Tak Dukung Pemekaran Luwu Raya, Mantan Sekjen Pemilar Sesalkan Sikap NA

Menurut Ardi, pembentukan Provinsi Luwu Raya sudah lama didambakan masyarakat.

Tak Dukung Pemekaran Luwu Raya, Mantan Sekjen Pemilar Sesalkan Sikap NA
chalik/tribunlutra.com
Mantan Sekjen Persatuan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara (Pemilar), Ardi Ahmad. 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, SUKAMAJU - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara (Pemilar), Ardi Ahmad, menyayangkan sikap Nurdin Abdullah (NA) tidak mendukung pemekaran Luwu Raya jadi provinsi.

"Sebagai pemuda Luwu Utara saya sangat kecewa Nurdin Abdullah tidak setuju dengan keinginan warga Luwu Raya mekar jadi provinsi," kata Ardi kepada TribunLutra.com, Selasa (1/1/2018).

Menurut Ardi, pembentukan Provinsi Luwu Raya sudah lama didambakan masyarakat.

"Olahnya itu saya mengajak kepada semua pihak untuk melawan orang-orang yang tidak ingin memekarkan Luwu Raya," katanya.

Baca: Jelang Pilgub, Begini Kekuatan Parpol di Luwu Utara

Sebelumnya, NA menyebut pemekaran wilayah Luwu Raya (Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur) jadi provinsi bukan solusi untuk memajukan daerah tersebut.

Hal itu dikatakan bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan ketika pidato di depan masyarakat Luwu Utara, Kamis (28/12/2017).

"Pemekaran itu bukan solusi untuk Luwu Raya," kata NA usai mengukuhkan tim pemenangan dan meresmikan posko induk Prof Andalan di Jl Muh Hatta, Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba.

Baca: VIDEO: Nurdin Abdullah Lantik Tim Pemenangan di Luwu Utara

Bupati Bantaeng dua periode itu menyebut yang dibutuhkan Luwu Raya adalah pembangunan berkeadilan.

"Luwu Raya ini harus dimandirikan. Kalau sudah mandiri baru dimekarkan," katanya.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help