YOSS dan PT PSM Buat Kesepakatan Soal Pengelolaan Stadion Mattoanging

“Sudah oke, tinggal tunggu jadwalnya Appi (CEO PT PSM, Munafri Arifuddin) untuk tanda tangan kesepakatan, “kata Ketua YOSS, Andi Karim Beso

YOSS dan PT PSM Buat Kesepakatan Soal Pengelolaan Stadion Mattoanging
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
ribuan suporter penuhi Mattoanging saat laga uji coba antara PSM dengan Persela Lamongan di Stadion Mattoanging Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAAR - Manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM) telah mencapai kesepakatan dengan manajemen Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) terkait pengelolaan Stadion Mattoanging, selama beberapa tahun kedepan.

Kesepakatan kedua belah pihak tercapai pada pertemuan baru-baru ini, tanpa sepengetahuan awak media, karena memang digelar tertutup.

“Sudah oke, tinggal tunggu jadwalnya Appi (CEO PT PSM, Munafri Arifuddin) untuk tanda tangan kesepakatan,“kata Ketua YOSS, Andi Karim Beso saat dikonfirmasi terkait rencana pengelolaan tersebut.

Apa saja poin kesepakatan dengan PT PSM, ia enggan membeberkan secara menyeluruh. Yang diungkapkan hanyalah durasi awal pengelolaan stadion.

“Tahap pertama 5 tahun, nanti setelah gambar perencanaan dan anggaran totalnya sudah ada baru dilanjutkan,“sambungnya.

Kelanjutannya, kata dia yakni pengelolaan sampai tahun ke-10 sesuai dengan keinginan awal manajemen.

Beberapa waktu lalu, Appi yang ditemui di Novotel Hotel beberapa waktu lalu mengungkapkan keinginannya untuk merombak stadion, dengan tujuan meningkatkan kapasitas tempat duduk.

Mengingat, selama ini jumlah penonton kian bertambah sementara kapasitas stadion sudah tidak dapat memenuhi membludaknya penonton.

Alhasil, tidak sedikit dari mereka harus rela tidak duduk sepanjang pertandingan, bahkan ada yang sampai duduk di tembok pembatas demi menyaksikan aksi Hamka Hamzah cs.

Tak jarang, selama musim kompetisi Liga 1 2017 ratusan penonton tak bisa masuk stadion karena tak kebagian tiket.

Dan ada pula yang memiliki tiket, tapi tak bisa masuk karena kapasitas sudah tidak mencukupi. Mengerumuni gerbang, sementara pertandingan sudah dimulai.

Dibangun tahun 1957, stadion ini menjadi salah satu venue PON ke-4.  Dengan kapasitas penonton 15 ribu, dengan jumlah penduduk kota yang masih kurang dari dua juta orang, kapasitas itu masih cukup untuk menampung di zamannya.

Tetapi seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk tentu kian bertambah pula pendukung PSM, tidak dipungkiri sudah butuh peremajaan.(*)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved