Traveling ke Sinjai, Ini 4 Obyek Wisata Populer

Kabupaten Sinjai terletak di bagian pantai timur Provinsi Sulsel. Wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Bone (di bagian utara) dan Bulukumba

Traveling ke Sinjai, Ini 4 Obyek Wisata Populer
Sanovra JR/tribun-timur.com
Pengunjung Hutan Mangrove Tongke-Tongke, Sinjai, Senin (25/4/2016). 

LIBURAN Di luar kota di wilayah Provinsi Sulsel? Why not! Toh Sulsel memiliki destinasi wisata menarik di setiap daerah kabupaten maupun kotanya. Salah satunya di Kabupaten Sinjai yang berjarak 220 kilometer dari Makassar, ibukota provinsi.

Ibu kota kabupaten ini terletak di Balangnipa. Kabupaten yang juga memiliki kekayaan potensi bahari ini total memiliki luas wilayah 819,96 km2 dengan jumlah penduduk 228.879 jiwa lebih (id.wikipedia.org).

Kabupaten Sinjai terletak di bagian pantai timur Provinsi Sulsel. Wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Bone (di bagian utara), Teluk Bone (bagian timur), Kabupaten Bulukumba (bagian selatan), dan Kabupaten Gowa (bagian barat) .

Sedikitnya ada belasan obyek wisata dan sejumlah destinasi menarik lainnya yang bisa dikunjungi di kabupaten ini. Namun, ada empat obyek wisata yang cukup populer yang bisa jadi pilihan wisata sekaligus bertahun baru di daerah ini.

"Keempat objek wisata ini menarik dikunjungi di penghujung tahun," kata Kepala Bidan Pariwisata dan Kebudayaan Sinjai, A Mandasini, Kamis (21/12).
Berikut empat destinasi wisata populer menurut tribunsinjai.com berdasarkan pengamatan dan rujukan informasi dinas pariwisata setempat:

Hutan Mangrove Tongke-Tongke
Obyek wisata ini berada di Kecamatan Sinjai Timur yang menawarkan keindahan hutan bakau di perairan pantainya. Pengunjung bisa merasakan sensasi menyusuri hutan bakau yang luas dengan berkeliling menapaki jembatan kayu selebar jalan setapak yang mengitari area hutan bakau.

Anjungan atau dermaga kayu yang terdapat di tempat ini menjadi salah satu spot favorit pengunjung melakukan swafoto dengan latar hutan bakau. Selain itu, pengunjung bisa menyusuri kawasan hutan dengan menggunakan perahu.

Jarak destinasi ini dari pusat kota Kabupaten Sinjai sekitar 8 kilometer dan bisa ditempuh kendaraan darat dengan waktu tempuh sekitar 15 menit saja.

Hutan Mangrove Tongke-Tongke Sinjai yang terekam kamera drone tim Tribun Timur Celebes Explore 2016, Senin (25/4/2016).
Hutan Mangrove Tongke-Tongke Sinjai yang terekam kamera drone tim Tribun Timur Celebes Explore 2016, Senin (25/4/2016). (Sanovra JR/tribun-timur.com)

Pulau Larea-rea
Pulau mungil dengan pesona perairan yang eksotik ini berada di wilayah Kecamatan Pulau Sembilan. Pulau ini tak berpenghuni bagian dari gugusan sembilan pulau di kecamatan tersebut. Pulau ini salah satu dari sembilan pulau yang sering dikunjungi wisatawan dan spot swafoto.

Pulau Larea-rea Desa Pulau Persatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulsel, terekam drone Tim Celebes Explore 2016 Tribun Timur, Minggu (24/4/2016).
Pulau Larea-rea Desa Pulau Persatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulsel, terekam drone Tim Celebes Explore 2016 Tribun Timur, Minggu (24/4/2016). (Sanovra JR/tribun-timur.com)

Taman Purbakala Gojeng
Obyek wisata sejarah dan budaya ini terletak di Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara. Berjarak sekitar 2 km saja dari pusat kota Sinjai. Taman purbakala ini memiliki keunikan nilai sejarah berupa benda peninggalan berumur ribuan tahun.

Benda tersebut seperti keramik dan pecahannya, tembikar, dan gigi buvidae, yang diperkirakan berasal dari zaman Dinasty Ming. Selain itu terdapat fosil kayu dan peti mayat.

Pengunjung Objek wisata Batu Pake Gojeng, Sinjai
Pengunjung Objek wisata Batu Pake Gojeng, Sinjai (Handover)

Benteng Balangnipa
Benteng ini berdiri kokoh sejak abad ke 15 di Sinjai yang didirikan tahun 1557 oleh tiga kerajaan setempat yakni Kerajaan Bulo-bulo, Lamatti, dan Tondong, yang dikenal dengan sebutan Kerajaan Tellulimpoe.

Dindingnya setebal 50 cm dengan bangunan benteng menghadap ke Sungai Tangka dan dibangun di atas lahan seluas 2500 meter persegi di daerah Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara. Benteng ini menjadi benteng pertahanan terakhir di tanah Sulawesi yang dikepung penjajah Belanda.

Salah satu ruang penjara di Benteng Balangnipa mulai rusak sedang diamati warga.
Salah satu ruang penjara di Benteng Balangnipa mulai rusak sedang diamati warga. (TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI)

(*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help