6 Pengedar Sabu di Mamuju Dibekuk, Polisi Temukan Barang Bukti Ini

Selain 29 sachet sabu, Satres Narkoba Polres Mamuju juga mengamankan beberapa jenis barang bukti.

6 Pengedar Sabu di Mamuju Dibekuk, Polisi Temukan Barang Bukti Ini
nurhadi/tribunsulbar.com
Satres Narkoba Polres Mamuju, membekuk pemuda yang diduga sebagai bandar sabu, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 00.30 Wita. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Satres Narkoba Polres Mamuju, kembali membekuk enam pemuda yang diduga sebagai bandar sabu, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 00.30 Wita.

Tersangka masing-masing berinisial CT, AD, SHR, IDR, ADK, dan AT diamankan di kamar kos CT atau tersangka perempuan di Jl Ratulangi, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Kasat Narkoba Polres Mamuju, AKP Muhammad Sukri mengatakan, awalnya personel Satres Narkoba mengamankan empat orang tersangka yakni CT, AD, SHR ,dan IDR di kamar kost CT.

Baca: Ngedar Sabu, Tiga Oknum Polisi Dibekuk Polres Pangkep, Ini Identitasnya

Baca: Satres Narkoba Polres Bulukumba Ciduk Pengedar Sabu-sabu, Ini Barang Buktinya

"Setelah dilakukan penggeledahan di kamar kos CT, didapatkan barang bukti sebanyak 15 sachet sabu beserta alat hisap," katanya.

Saat penggeledahan, kata Sukri, dua tersangka berinisial ADK dan AT datang di kost CT. Setelah AT diperiksa ditemukan empat sachet sabu di kantong celananya.

"Setelah diinterogasi, AT mengaku mendapatkan barang haram ini dari rekannya bernama Pramono yang saat ini masih DPO. Setelah dilanjutkan penggeledahan di rumah DPO didapatkan 10 sachet sabu," ungkapnya.

Selain 29 sachet sabu, Satres Narkoba Polres Mamuju juga mengamankan beberapa jenis barang bukti berupa dua alat hisap, satu buah pireks, satu buah potongan pipet bening.

Satu buah sumbu aluminium, satu buah sumbu dari jarum, dua buah pinset, satu buah buku catatan sabu, tiga unit ponsel Samsumg, satu unit ponsel Sony, satu unit ponsel Xiaomi, dompet hitam, serta uang tunai senilai Rp 23,85 juta.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help