TribunTimur/

Pilwali Makassar 2018

Appi: Karena Pesta Demokrasi, Pilkada Harus Bersuka Cita Bukan Mencekam

Iklim Politik jelang memasuki tahun 2018 mulai memanas, lantaran tahun tersebut merupakan 'tahun politik'

Appi: Karena Pesta Demokrasi, Pilkada Harus Bersuka Cita Bukan Mencekam
HANDOVER
Calon Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri acara undangan sunatan massal yang diselenggarakan Rumah Tahfizhul Qur'an, Jl Tinumbu Lr 142, Selasa (26/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Iklim Politik jelang memasuki tahun 2018 mulai memanas, lantaran tahun tersebut merupakan 'tahun politik' ditandai dengan Pilkada serentak.

Makassar menjadi salah satu kota yang bakal memilih Wali Kota baru untuk periode lima tahun mendatang.

Akhir tahun 2017 tiga pasangan kandidat menguat yang diprediksi bakal maju dalam kontestasi Pilwali 2018 mendatang.

Yakni Mochammad Ramdhan 'Danny' Pomanto berpasangan dengan Indira Mulyasari (DIAmi) sebagai calon petahana yang maju pada Pilawali kali ini melalui jalur independen.

Kemudian Syamsu Rizal (Deng Ical) yang juga merupakan Wakil Wali Kota saat ini, memilih maju menantang Danny Pomanto. Yang diketahui saat itu Danny dan Deng Ical berpasangan pada Pilkada tahun 2013 lalu dengan Tagline DIA.

Ical yang mencoba maju sebagai Calon Wali Kota tahun 2018 ini juga tak mau kalah dari Danny yang kembali memakai Tagline yang identik pada tahun 2013 lalu.

Menggandeng Politisi PKS, Iqbal Djalil, atau yang akrab disapa Ustadz Ije keduanya menggunakan tagline DIAji.

Namun saat ini DIAji belum memenuhi syarat kursi Parpol untuk maju dalam kontestasi Pilwali, lantaran untuk saat ini masih sebatas PKS yang memberikan surat tugas.

Pasangan ketiga yakni CEO PSM Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin, maju sebagai Calon Wali Kota berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Rachmatika 'Cicu' Dewi.

Halaman
12
Penulis: Alfian
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help