HMI Minta Kapolres Palopo Dicopot, Ternyata Berkaitan dengan Masalah Ini

Pengurus HMI menyanyangkan sikap Polres Palopo yang tidak memberikan izin tahanan di bawah umur untuk bertemu dengan ayahnya.

HMI Minta Kapolres Palopo Dicopot, Ternyata Berkaitan dengan Masalah Ini
hamdan soeharto/tribunpalopo.com
HMI Kota Palopo menggelar aksi di Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (29/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunPalopo.com, Hamdan Soeharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Palopo mendesak agar kapolres Palopo dicopot dari jabatannya.

Hal itu disampaikan pengurus HMI Kota Palopo disela aksinya di Mapolres Palopo, Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (29/12/2017).

Pengurus HMI menyanyangkan sikap Palopo'>Polres Palopo yang tidak memberikan izin tahanan di bawah umur untuk bertemu dengan ayahnya yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

"Kami kecewa dengan sikap Palopo'>Polres Palopo. Seharusnya Polres memberikan izin atas dasar sebuah rasa kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (HAM)," kata pengurus HMI Palopo Imam saat orasi.

Baca: HMI Palopo Bedah Buku Tutur Jiwa Karya Sulhan Yusuf

Baca: 2017, Polres Palopo Tangkap 125 Pelaku Narkoba, Barang Buktinya Sebanyak Ini

Sebelum melakukan aksi di Mapolres Palopo, pengurus HMI itu melakukan longmarch dari Lapangan Gaspa. Setelah itu Pengurus HMI menuju di kantor DPRD Palopo untuk melanjutkan aksinya.

Aksi itu dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari Palopo'>Polres Palopo. Sekadar informasi, beberapa waktu lalu Palopo'>Polres Palopo tidak mengizinkan seorang tahanan narkoba yang masih di bawah umur untuk keluar melihat jenazah ayahnya yang meninggal dunia.

Sehingga keluarga mengantarkan jenazah itu ke Mapolres Palopo. Peristiwa itupun menjadi viral di media sosial.(*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help