TribunTimur/

Begini Cara KAMMI IAIN Palopo Tolak LGBT

Pertama, menolak secara tegas perilaku menyimpang LGBT karena tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan norma

Begini Cara KAMMI IAIN Palopo Tolak LGBT
hamdan/tribunpalopo.com
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo unjuk rasa menolak dan mengharamkan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) di Kantor DPRD Palopo, Jl Anggrek, Kecamatan Wara,Kota Palopo,Sulawesi Selatan, Jumat (29/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Soeharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo unjuk rasa menolak dan mengharamkan LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) di Kantor DPRD Palopo, Jl Anggrek, Kecamatan Wara,Kota Palopo,Sulawesi Selatan, Jumat (29/12/2017).

Mereka aksi dengan membentangkan spanduk bertuliskan tolak LGBT.

Kepada TribunPalopo.Com, Koordinator Aksi, Apdal, mengatakan pihaknya memiliki tiga tuntutan aksi yang harus didengar dan diterapkan oleh pemerintah pusat.

Pertama, menolak secara tegas perilaku menyimpang LGBT karena tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan norma di masyarakat.

Kedua, mendesak para pemangku kepentingan dalam hal ini DPR RI untuk segera sahkan revisi undang-undang terkait masalah kesusilaan.

Dan ketiga, mendorong pemerintah dan masyarakat umum untuk merangkul dan melakukan rehabilitasi terhadap para penderita penyimpangan orientasi seks khususnya LGBT..

Sebelum melakukan aksi di Kantor DPRD Palopo terlebih dahulu pengurus KAMMI Palopo melakukan aksi di Lapangan Gaspa Kota Palopo.

Aksi itu dikawal ketat oleh personel Polres Palopo.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help