TribunTimur/
Home »

Wajo

Jembatan Berlubang, Gadis Asal Luwu Ini Tewas di Sungai Walannae Wajo

Kepala Basarnas Wilayah Bone, Andi Sultan mengatakan ia ditemukan sekitar 6 km dari lokasi jatuhnya.

Jembatan Berlubang, Gadis Asal Luwu Ini Tewas di Sungai Walannae Wajo
st hamdana/tribunwajo.com
Tim gabungan saat mengevakuasi mayat gadis asal Desa Bonepute, Kabupaten Luwu yang jatuh dari jembatan dan hanyut terbawas arus Sungai Walannae di Desa Pallawarukka, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Kamis (28/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Gadis asal Desa Bonepute, Kabupaten Luwu, yang jatuh dari jembatan dan hanyut terbawas arus Sungai Walannae di Desa Pallawarukka, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, akhirnya ditemukan, Kamis (28/12/2017).

Gadis yang pamit ke orang tuanya menuju Kabupaten Wajo untuk menjadi buruh tani tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Basarnas Wilayah Bone, Andi Sultan mengatakan ia ditemukan sekitar 6 km dari lokasi jatuhnya.

"Setelah dua hari tim melakukan pencarian, korban hanyut itu akhirnya kita temukan di aliran Sungai Walannae, Kecamatan Bola, dan sudah jadi mayat," kata Andi Sultan.

Pencarian dilakukan tim gabungan dari Basarnas Wilayah Bone, BPBD Wajo, Polres Wajo, Kodim 1406/Wajo, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Wajo, serta SAR Brimob.

Korban dibawa ke RS Lamaddukkelleng, Kota Sengkang, lalu diserahkan ke keluarga.

Diinformasikan sebelumnya, gadis 18 tahun bernama Ani terjatuh dari jembatan gantung saat hendak menuju ke sawah bersama rombongan buruh tani di Desa Pallawarukka, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Rabu (27/12/2017).

Informasi yang dihimpun, saat berjalan di jembatan, dia tidak melihat jembatan gantung kayu tersebut berlobang.

Dia pun terperosok ke dalam lobang, lalu jatuh ke sungai dan terbawa arus.

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help