TribunTimur/

November, Total Pembiayaan Fintech Rp 2,26 T

Tercatat, saat ini sudah ada 27 perusahaan P2P Lending yang terdaftar/berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

November, Total Pembiayaan Fintech Rp 2,26 T
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Gamal A Kahar Kabag Perizinan, Ahmad Murad, Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 dan Perizinan, Bambang Kiswono Kepala OJK Regional 6 Sulawesi Maluku dan Papua, Indarto Budiwitono Direktur Pengawasan LJK dan Teguh Kurniawan Deputi Direktur Pengawasan LJK 1 di acara Journalist Update OJK di Grind and Pull, Jl Mappanyukki, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (1/8/2017). Berdasarkan data yang dirilis OJK Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Sulawesi Selatan pada posisi Juni 2017 tumbuh positif tercatat Rp 86,33 trilliun, tumbuh 4,04 persen yoy atau 3,69 persen ytd. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Perkembangan layanan jasa keuangan berbasis teknologi atau Financial Technology (Fintech) terus berkembang pesat.

Tercatat, saat ini sudah ada 27 perusahaan Fintech Peer To Peer (P2P) Lending yang terdaftar/berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan 32 perusahaan dalam proses pendaftaran.

Direktur Pengawas LJK OJK Kantor Regional (KR) 6 Sulampua, Indarto Budiwitono dihubungi, Rabu (27/12) menuturkan pada November total pembiayaan bisnis Fintech secara nasional telah mencapai Rp 2,26 triliun. "Dari situ ada sekitar 290.335 peminjam," katanya.

OJK juga telah berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk membentuk Fintech Center di level nasional yang akan melakukan fungsi koordinasi agar penyelenggaraan kegiatan Fintech tetap dapat tumbuh dan berkembang namun dengan tidak melupakan aspek keamanan dan juga perlindungan konsumen.

Dari sisi regulasi, OJK telah menyusun rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai inovasi keuangan digital.

"Rencananya akan diterbitkan pada triwulan pertama 2018. Selain itu, OJK juga akan menyusun roadmap Fintech OJK untuk 5 tahun ke depan untuk menjadi acuan dalam pengembangan, pengaturan dan pengawasan Fintech," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help