TribunTimur/

2017, Kasus Pembunuhan Meningkat di Sulbar

Berdasarkan data yang diperoleh TribunSulbar.com, Rabu (27/12/2017), tercatat penanganan kasus pembunuhan sebganyak

2017, Kasus Pembunuhan Meningkat di Sulbar
nurhadi/tribunsulbar.com
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar, saat menyampaikan rilis akhir tahun 2017 di d'Maleo Hotel Mamuju, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Rabu (27/12/2017) 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Jumlah kasus pembunuhan dan pencurian hewan yang diungkap oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) pada tahun 2017 mengalami peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan data yang diperoleh TribunSulbar.com, Rabu (27/12/2017), tercatat penanganan kasus pembunuhan sebganyak 18 kasus, sementara pada tahun 2016 hanya tercatat sebanyak 11 kasus.

Kemudian penanganan kasus pencurian hewan pada tahun 2017 sebanyak 25 kasus, sementara tahun 2017 hanya tercatat 13 kasus.

Data ini menunjukan kasus pembunuhan pada tahun 2017 meningkat 70 persen, sementara kasus pencurian hewan meningkat hingga 95 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara penanganan kasus lainnya, seperti kasus Curanmor, Narkoba, Curat, Curas dan Penganiayaan Berat relatif mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Polda Sulbar menangani kasus Curanmor sebanyak 226 pada tahun 2016, namun terjadi penurunan pada tahun 2017 yang hanya tercatat sebanyak 145 kasus.

Kemudian penanganan kasus curat pada tahun 2016 sebanyak 250 kasus, sementara pada tahun 2017 tercatat 156 kasus, artinya terjadi penurunan sekitar 41 persen.

Sementara kasus curas pada tahun 2016 tercatar 29 kasus, namun pada tahun 2017 hanya tercatat 12 kasus, kemudian kasus penganiayaan berat menurun dari angka 26 kasus pada tahun 2016, menjadi 23 kasus pada tahun 2017.

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar mengatakan, jumlah penanganan keseluruhan kasus pada tahun 2016 relatif mengalami penurunan pada tahun 2017, meski masih ada beberapa yang mengalami kenaikan seperti kasus pembuhan dan pencurian hewan.

"Jumlah penanganan kasus kita selama tahun 2017 relatif turun, karena pada tahun 2016 keseluruhan kasus yang ditangani itu tercatat 858 kasus, sementara pada tahun ini hanya berada pada angka 574 kasus," katanya kepada TribunSulbar.com, di d'Maleo Hotel, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Rabu (27/12/2017).

"Adapun beberapa kasus yang mengalami kenaiakan, ini akan menjadi PR kami sebagai aparat untuk dapat menekan pada tahun yang akan datang," ujarnya menambahkan.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help