CITIZEN REPORTER

KPI FAI Unismuh Bahas Patologi Sosial dan Moral Bangsa, Ini Pematerinya

Seminar ini sebagai lanjutan dari kegiatan observasi mahasiswa KPI semester 5 kelas akselerasi yang dilakukan sekitar 1 bulan lalu.

KPI FAI Unismuh Bahas Patologi Sosial dan Moral Bangsa, Ini Pematerinya
Citizen Reporter
Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar ( KPI FAI Unismuh) kembali menggelar Seminar di Gedung Akhwal Syakhsiyah Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu (23/12/2017). 

Citizen Reporter, Ajasia Kelsaba (Mahasiswa KPI Unismuh Makassar) melaporkan dari Makassar

Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar ( KPI FAI Unismuh) kembali menggelar Seminar di Gedung Akhwal Syakhsiyah Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu (23/12/2017).

Seminar ini dengan mengangkat tema 'PatologiSosialdan Moral Bangsa' yang dihadiri oleh sekitar 70 peserta dariberbagai jurusan kampus Unismuh Makassar.

Hadir sebagai narasumber di antaranyaDosen KPI Unismuh Makassar Dr Dahlan Lama Bawa SAg MA. Yang mengangkattema 'PatologiSosialdanAncaman Moral Bangsa', serta Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas 1 Makassar, Ramli, SH.,MH.dengan tema 'PatologiSosialdanRestorasi Moral Napi'

Turut hadir memberikan sambutan, Herma Haidi selaku ketua panitia, dan Dr Abbas Baco Miro Lc, MA Selaku Ketua Prodi KPI FAI

Herma Haidi dalam  sambutannya mengatakan, seminar Patologi Sosial dan Moral Bangsa ini kami adakan sebagai lanjutan dari kegiatan observasi mahasiswa KPI semester 5 kelas akselerasi yang di lakukan sekitar 1 bulan yang lalu, dan harapannya semoga setelah dari seminar kita sebagai mahluk sosial perlu melihat saudara-saudara kita yang hidupnya dipenuhi dengan permasalahan soaial sehingga tidak bayak dari mereka yang mengambil jalan yang salah untuk menghindar dari masalah yang mereka hadapi

Hal yang sama di ungkapkan oleh Dr Abbas Baco Miro Lc, MA selaku Ketua Prodi KPI FAI Unismuh Seminar ini diadakan karena kita sebagai manusia akan mendapatkan kebahagiaan jika kita mampu berbagi, karena kita adalah mahluk sosial, dan sebagai da’i, pendidik  kita mampu merangkul semua elemen untuk mengembalikan mereka pada Fitrah mereka sebagai manusia itulah esensi hidup bersosial. Sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Besar kita Rasulullah SAW, dimana akhir hayatnya masi menyebut Ummatku, ummatku ,menggambarkan betapa besarnya cinta yang beliau miliki untuk kita selaku ummatnya, maka inilah yang perlu kita contohkan.

Dan kita selaku mahluk bersosial terus mendalami pergaulan kita secara da’i dan da’aiah yg memiliki unsur-unsur di antaranya mampu mengetahui keadaan orang-orang di sekitar kita. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help