Begini Cerita Mistis Pertigaan Tepo Takalar, Lokasi Kecelakaan Maut Tewaskan 6 Orang

Setiap pengendara harus membunyikan klakson atau tanda jika melintas di kawasan tersebut.

Begini Cerita Mistis Pertigaan Tepo Takalar, Lokasi Kecelakaan Maut Tewaskan 6 Orang
reni kamaruddin/tribuntakalar.com
Araswandi Dg Lira 

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, Reni Kamaruddin

TRIBUNTAKALAR.COM, MANGNGARABOMBANG - Kecelakaan maut yang menyebabkan enam orang meninggal dunia di jalan Poros Takalar-Jeneponto, tepatnya di pertigaan Tepo, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangngarabombang kembali menjadi perhatian.

Bukan hanya sekali. Berdasarkan keterangan warga setempat kecelakaan maut menjadi hal biasa terjadi ditikungan sekaligus pertigaan tersebut.

Saking seringnya terjadi kecelakaan maut ditempat tersebut, warga setempat menyebutnya dengan sebutan Kolam Maut atau Kolam Mayat.

"Sering terjadi seperti itu sejak dulu, makanya orang di sana tidak heran mi karena sering sekali terjadi, mulai pengendara motor maupun mobil," tutur warga setempat Araswandi Dg Lira, Jumat (22/12/2017).

Baca: Innalillah, Mobil Terjun ke Empang di Pertigaan Tepo Takalar, 6 Orang Tewas Ditempat, 1 Kritis

Baca: Kejar Ambulans Penyebab Satu Keluarga Asal Jeneponto Masuk Empang, Enam Tewas

"Setiap tahun itu pasti terjadi kecelakaan di sana. Bahkan kita masyarakat setempat memberi julukan kolam mayat. Percaya atau tidak pembatas jalan tidak bertahan lama di sana, beton maupun besi," lanjutnya.

Warga setempat percaya bahwa lokasi sekitar kejadian merupakan tempat angker yang dihuni oleh makhluk gaib berwujud macan putih.

Olehnya itu, setiap pengendara harus membunyikan klakson atau tanda jika melintas di kawasan tersebut.

"Tikungan tajam Tepo dikenal angker dan setiap tahunnya telan korban jiwa. Konon katanya penghuni dari mahluk gaib yang sering berubah wujud menjadi macan putih. Menurut kepercayaan warga,kalau lewat harus salam atau berikan tanda dan bunyikan suara klason karena terkadang tikungan tersebut dilihat lurus," tambahnya.(*)

Penulis: Reni Kamaruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved