Ini Kronologis Penangkapan Paliu, Pencatut Nama Pejabat Kejati Sulselbar dengan Modus Minta Uang

Seorang warga bernama Paliu terpaksa diamankan pihak Kejaksaan Negeri Gowa, Rabu (20/12/2107).

Ini Kronologis Penangkapan Paliu, Pencatut Nama Pejabat Kejati Sulselbar dengan Modus Minta Uang
HANDOVER
Paliu, mantan Staf Kejaksaan Negeri Mamasa yang diduga sebagai pelaku mencatut nama pejabat Kejati Sulselbar.

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA-  Seorang warga bernama Paliu terpaksa diamankan pihak Kejaksaan Negeri Gowa, Rabu (20/12/2107).

Paliu diamankan karena melakukan penipuan dengan mencatut nama Kejaksaan Tinggi Sulsel untuk meminta uang ke Pemkab Gowa.

Paliun diketahui mantan pegawai Kejaksaan Negeri Mamasa.

Dari keterangan Kabag Humas dan Kerjasama Abdullah Sirajuddin menjelaskan pelaku awalnya datang menemui Sekda dengan tujuan meminta bantuan.

Pejabat Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat dengan meminta uang atau dana.
Pejabat Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat dengan meminta uang atau dana. (HASAN BASRI/TRIBUN TIMUR)

"Dia bawa proposal minta bantuan untuk kegiatan natal. Dan dia palsukan tanda tangannya pak Kajati Sulsel," jelasnya.

Karena merasa curiga, Sekda Gowa Muchlis menghubungi pihak Kejaksaan Negeri Gowa.

"Katanya tidak ada itu. Jadi pihak kejaksaan Gowa kesini (Kantor Bupati)," katanya lagi.

Pelaku sempat di interogasi beberapa saat didalam ruang Sekda dengan tangan diborgol.

Sebelum akhirnya di bawa pihak kejaksaan ke kantor Kejati Sulsel didampingi Kasi Intel Arif Suhartono

Paliu, mantan Staf Kejaksaan Negeri Mamasa yang diduga sebagai pelaku mencatut nama pejabat Kejati Sulselbar.
Paliu, mantan Staf Kejaksaan Negeri Mamasa (Tengah) yang diduga sebagai pelaku mencatut nama pejabat Kejati Sulselbar. (WAODE NURMING/TRIBUN TIMUR)
Penulis: Waode Nurmin
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help