TribunTimur/

2018 Occupancy Hotel Diperkirakan Meningkat, Ini Alasannya

Occupancy hotel sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi secara nasional

2018 Occupancy Hotel Diperkirakan Meningkat, Ini Alasannya
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga (kedua kiri) menjalaskan kepada media terkait Program Penilaian Toilet Terbersih Restoran dan Rumah Makan saat menggelar jumpa pers di Grand Clarion Hotel, Makassar, Rabu (1/11/2017). Program penilaian toilet terbersih, restoran dan rumah makan yang ada di kota makassar yakn agar instansi atau pemilik rumah makan berbenah diri dalam kebersihan toilet dan rumah makmnya itu sendiri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Ketua Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga mengatakan, occupancy hotel tahun 2017 diperkirakan mencapai sekitar 62 persen.

"Occupancy hotel sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi secara nasional jika bertumbuh dengan baik dipastikan occupancy juga bergerak positif," kata Anggiat, Selasa (19/12/2017).

Ia pun memperkirakan occupancy hotel tahun depan kurang lebih sama dengan tahun 2017 karena pertumbuhan ekonomi secara nasional masih stagnan kalaupun naik hanya diangka 64.5 persen.

General Manager Grand Clarion Hotel Makassar tersebut mengungkapkan bahwa tahun 2018 sebagai tahun Politik akan berdampak positive untuk tingkat hunian hotel.

"2018 merupakan tahun politik ada sisi positve untuk hunian karena akan banyak pergerakan elit partai politik gelar pertemuan koordonasi partai dan kandidat yang pastinya membutuhkan hotel," jelas Anggiat.

Meski demikian akan ada juga sisi negatifnya yaitu dikwatirkan dengan pejabat 'PLT' banyak kebijikan tertunda untuk menunggu pejabat yang definit sehinggaa penggunaan aggaran kurang maksikmal hingga akhirnya uang dirakyat kurang mengalir.

Kalau uang dirakyat tidak mengalir dampaknya spending power (kekuatan belanja) menurun dan ini efeknya sangat negative untuk hotel maupun restoran.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help