TribunTimur/

Wisata Sulsel

Lihat Kerbau-Kerbau Termahal di Pasa' Tedong Rantepao, Ada yang Harga Rp 2 M Lho

Kerbau tak hanya untuk dipotong pada perayaan upacara kematian saja, namun untuk diadu pun ada.

Lihat Kerbau-Kerbau Termahal di Pasa' Tedong Rantepao, Ada yang Harga Rp 2 M Lho - tdo1_20171216_102012.jpg
sukmawati
Pasa' Tedong Rantepao menjajakan ribuan Kerbau setiap hari Selasa dan Sabtu.
Lihat Kerbau-Kerbau Termahal di Pasa' Tedong Rantepao, Ada yang Harga Rp 2 M Lho - tdo2_20171216_102058.jpg
TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI IBRAHIM
Pasa' Tedong Rantepao menjajakan ribuan Kerbau setiap hari Selasa dan Sabtu.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR--Pasa' Bolu atau lebih familiar disebut Pasa' Tedong menjajakan ribuan Kerbau setiap hari Selasa dan Sabtu.

Berbagai jenis Kerbau dijajakan, sehingga recommended untuk setiap orang yang mencari Kerbau.

Baik untuk upacara kematian bahkan acara-acara khsusus lainnya.

Adapun harganya tergantung dari jenis Kerbaunya, misalnya kerbau Bonga dibanderol Rp 180 juta hingga Rp 1 M, Salego Rp 150 juta hingga Rp Rp 2 M, Lotong Boko Rp 180 Juta Rp 1 M, Todi'gara Rp 80 hingga Rp 150 juta, Sokko' Rp 18 juta hingga Rp 80 juta dan banyak lagi jenis lainnya.

Kerbau-kerbau tersebut didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Pasa' Tedong Rantepao menjajakan ribuan Kerbau setiap hari Selasa dan Sabtu.
Pasa' Tedong Rantepao menjajakan ribuan Kerbau setiap hari Selasa dan Sabtu. (TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI IBRAHIM)

Hal tersebut dikatakan salah satu warga, Enos.

Menurutnya, pembeli bukan hanya dari Toraja saja, tetapi banyak pula dari suku dan daerah lain.

"Jenis Kerbau yang dibeli sesuai dengan kemampuan masing-masing, misalnya untuk keperluan upacara kematian atau acara pernikahan," katanya pada tribun-timur.com, Sabtu (16/12/2017).

Selain itu, Kerbau tak hanya untuk dipotong pada perayaan upacara kematian saja, namun untuk diadu pun ada.

"Biasanya saat ada acara-acara atau pesta, ada juga lomba adu kerbau sehingga perayaan semakin meriah," ujarnya.

Pasa' Tedong Rantepao menjajakan ribuan Kerbau setiap hari Selasa dan Sabtu. (TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI IBRAHIM)
Pasa' Tedong Rantepao menjajakan ribuan Kerbau setiap hari Selasa dan Sabtu. (TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI IBRAHIM) (TRIBUN TIMUR/SUKMAWATI IBRAHIM)

Hal sama diungkapkan salah satu pemilik Kerbau, David.

"Pasar ini selalu ramai kalau hari pasar karena banyak yang datang membeli Kerbau. Ribuan kerbau juga dijual di sini, jadi kerbau jenis apapun ada di Pasa' Tedong ini," ujarnya.

David sendiri, menjajakan satu ekor Kerbau Bonganya yang telah dirawat selama 8 tahun. 980

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help