citizen reporter

Hidup Digubuk, Nasib Murid SD Bara-Barayya Ini Bikin Terharu Alumni Smansa Makassar

Kedua kakak beradik ini terpaksa bergantian seragam jika ke sekolah. Hidup di gubuk 3 x 3 meter persegi.

Hidup Digubuk, Nasib Murid SD Bara-Barayya Ini Bikin Terharu Alumni Smansa Makassar
Alumni Smansa Makassar angkatan 1975 

Hj Farida Arsyad Daud
Alumni Smansa Angkatan 75
Melaporkan dari Makassar

Alumni SMAN 1 Makassar angkatan 1975 menyalurkan bantuan kepada keluarga Bayu dan Rehan, Jumat (8/12/2017) pekan lalu.

Mereka adalah keluarga yang hidup dalam garis kemiskinan dan tinggal di gubuk yang hanya berukuran 3 x 3 meter persegi di Jalan Sepakat, Kota Makassar.

Saking miskinnya, kedua kakak beradik ini terpaksa bergantian seragam jika ke sekolah.

Sedangkan kebutuhan makan minumnya pun, sangat susah. Ayahnya saat ini terkena stroke.

Sang ibu, Jumriati, pun menjadi satu-satunya tumpuan hidup keluarga miskin ini.

Sehari-hari Jumriati menawarkan jasa mencuci pakaian keliling ke warga sekitar.

Untuk membantu kedua orangtuanya, Rehan dan Bayu yang masih duduk di bangku SD Bara-barayya ini pun terpaksa menjadi pemulung sepulang sekolah.

Mendapati kabar itu, alumni Smansa angkatan 75 yang diketuai A Faisal Sapada dan Iriyanto Kasim DM, terpanggil untuk membantu alakadarnya kepada Rehan bersaudara.

Bantuan yang diberikan antara lain pakaian seragam sekolah, sepatu, dan kebutuhan sehari-hari berupa sembako.

Bantuan tersebut diharapkan agar kedua kakak beradik ini tetap bersemangat ke sekolah demi mengejar masa depan yang lebih baik. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help