BNI Makassar Prediksi Ekonomi 2018 Bareng Ekonom Nasional dan Praktisi Feng Shui

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Kantor Wilayah Makassar menyelenggarakan Customer Gathering

BNI Makassar Prediksi Ekonomi 2018 Bareng Ekonom Nasional dan Praktisi Feng Shui
MUH ABDIWAN
Menjelang akhir tahun 2017, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Kantor Wilayah Makassar menyelenggarakan Customer Gathering yang diberi nama “Indonesia Economic Outloook 2018“ untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi perekonomian, baik nasional maupun global di 2018. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (12/12/2017) di Jasmine Room Grand Clarion Hotel & Convention Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-- Menjelang akhir tahun 2017, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Kantor Wilayah Makassar menyelenggarakan Customer Gathering yang diberi nama “Indonesia Economic Outloook 2018“ untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi perekonomian, baik nasional maupun global di 2018.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (12/12/2017) di Jasmine Room Grand Clarion Hotel & Convention Makassar.

Acara ini mengundang 2 (dua)  narasumber dari Jakarta yaitu pengamat ekonomi nasional yang sering menjadi narasumber media nasional, Ryan Kiryanto, saat ini menjabat sebagai Senior Vice President Corporate Communication Division BNI.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Kantor Wilayah Makassar menyelenggarakan Customer Gathering yang diberi nama “Indonesia Economic Outloook 2018“ untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi perekonomian, baik nasional maupun global di 2018 di Jasmine Room Grand Clarion Hotel & Convention Makassar, Selasa (12/12/2017). Acara ini mengundang 2 (dua)  narasumber dari Jakarta yaitu pengamat ekonomi nasional yang sering menjadi narasumber media nasional, Ryan Kiryanto, saat ini menjabat sebagai Senior Vice President Corporate Communication Division BNI.serta praktisi Feng Shui, Tjong Kwan Seng yang akrab dipanggil Suhu Yo. tribun timur/muhammad abdiwan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Kantor Wilayah Makassar menyelenggarakan Customer Gathering yang diberi nama “Indonesia Economic Outloook 2018“ untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi perekonomian, baik nasional maupun global di 2018 di Jasmine Room Grand Clarion Hotel & Convention Makassar, Selasa (12/12/2017). Acara ini mengundang 2 (dua) narasumber dari Jakarta yaitu pengamat ekonomi nasional yang sering menjadi narasumber media nasional, Ryan Kiryanto, saat ini menjabat sebagai Senior Vice President Corporate Communication Division BNI.serta praktisi Feng Shui, Tjong Kwan Seng yang akrab dipanggil Suhu Yo. tribun timur/muhammad abdiwan ()

Ia adalah ekonom dan profesional Indonesia yang kritis terhadap pemerintah RI dan sistem ekonomi Indonesia, tercatat sebagai penulis kolom di sejumlah media cetak, narasumber di media elektronik dan pembicara seminar ekonomi.

Narasumber lainnya adalah praktisi Feng Shui, Tjong Kwan Seng yang akrab dipanggil Suhu Yo.

Acara dibuka Pemimpin BNI Wilayah Makassar Edy Awaludin, dihadiri oleh unsur pimpinan BNI Wilayah Makassar serta Pimpinan Cabang dan Sentra Kredit.

Tamu undangan adalah para nasabah setia dan mitra usaha BNI.

Edy Awaludin menyampaikan acara ini diselenggarakan BNI sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah dan mitra usaha untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi perekonomian, baik nasional maupun global di 2018.

Tema economic outlook merupakan agenda rutin BNI yang digelar setiap akhir tahun, untuk tahun ini digelar berbeda dengan tahun sebelumnya yakni selain mengundang ekonom profesional, kali ini juga menghadirkan praktisi feng shui untuk memberikan wawasan dan informasi terkait kondisi ekonomi 2018 dari sisi feng shui.

BNI senantiasa memberikan yang terbaik bagi nasabah untuk menjalankan usaha lebih baik di tahun depan melalui pemaparan economic outlook 2018 dari ekonom dan ahli feng shui.

Ryan Kiryanto memberikan pemaparan outlook ekonomi Indonesia 2018 dengan tema “Menjaga Momentum pertumbuhan“. Bahwa tahun 2017 adalah tahun pemulihan ekonomi global setelah menyentuh titik terendah (turning point) pertumbuhan ekonomi pada 2016. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help