Korupsi Dana APBD, Mantan Ketua DPRD Sulbar Ditahan Selama 20 Hari

Eks Ketua DPRD Sulawesi Barat, Andi Mappangara dan wakilnya Hamzah Hapati Hasan resmi menjadi warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar.

Korupsi Dana APBD, Mantan Ketua DPRD Sulbar Ditahan Selama 20 Hari - makassar_20171211_211733.jpg
SANOVRA JR/TRIBUN TIMUR
Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan bersama Eks Ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara menggunakan rompi Tahanan Tipikor Kejati Sulsel usai diperiksa di kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Makassar, Senin (11/12). Kedua tersangka terlibat kasus korupsi terhadap sejumlah dugaan penyimpangan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan APBD Sulbar tahun anggaran 2016 dengan total anggaran Rp 360 Miliar.
Korupsi Dana APBD, Mantan Ketua DPRD Sulbar Ditahan Selama 20 Hari - sulbar_20171211_211457.jpg
SANOVRA JR/TRIBUN TIMUR
Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan bersama Eks Ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara menggunakan rompi Tahanan Tipikor Kejati Sulsel usai diperiksa di kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Makassar, Senin (11/12). Kedua tersangka terlibat kasus korupsi terhadap sejumlah dugaan penyimpangan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan APBD Sulbar tahun anggaran 2016 dengan total anggaran Rp 360 Miliar.
Korupsi Dana APBD, Mantan Ketua DPRD Sulbar Ditahan Selama 20 Hari - sulbar_20171211_211548.jpg
SANOVRA JR/TRIBUN TIMUR
Wakil Ketua DPRD Sulbar, Hamzah Hapati Hasan bersama Eks Ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara menggunakan rompi Tahanan Tipikor Kejati Sulsel usai diperiksa di kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Makassar, Senin (11/12). Kedua tersangka terlibat kasus korupsi terhadap sejumlah dugaan penyimpangan dalam proses penyusunan dan pelaksanaan APBD Sulbar tahun anggaran 2016 dengan total anggaran Rp 360 Miliar.

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Eks Ketua DPRD Sulawesi Barat, Andi Mappangara dan wakilnya Hamzah Hapati Hasan resmi menjadi warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar.

Mereka ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi penyimpangan dana APBD Sulbar tahun anggaran 2016 senilai Rp 360 miliar.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin bahwa penahanan yang dilakukan oleh penyidik pada hari ini merupakan wujud komitmen Kejati Sulsel dalam mendorong percepatan penuntasan perkara dugaan korupsi APBD Sulbar

"Ia ditahan selama 20 hari sampai dengan tanggal 30 Desember 2017 di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Klas I A Makassar, " kata Salahuddin.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved