UKM Manuver Unibos Bahas Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Narkoba

Kegiatan sebagai upaya pengembangan kapasitas mahasiswa untuk menjadi agent pergerakan anti narkoba, mengusung tema Generasi Anti Narkoba.

UKM Manuver Unibos Bahas Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Narkoba
HANDOVER
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Manuver Anti Narkoba Universitas Bosowa (Unibos) menggelar Pelatihan ke V berupa pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba, Jumat (9/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Manuver Anti Narkoba Universitas Bosowa (Unibos) menggelar Pelatihan ke V berupa pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba, Jumat (9/12/2017).

Kegiatan sebagai upaya pengembangan kapasitas mahasiswa untuk menjadi agent pergerakan anti narkoba, mengusung tema Generasi Anti Narkoba.

Kegiatan digelar di Ruang Senat Lantai 9 Gedung I Unibos yang dibuka langsung Wakil Rektor III Unibos, Dr Abd Haris Hamid dengan memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk sadar terhadap hal yang membahayakan masa depan diri dan bangsa.

“Menggunakan obat terlarang itu tentunya sangat mengancam masa depan bangsa kita. Sehingga ini harus menjadi keprihatinan khusus bagi kita generasi muda untuk menyelamatkan negara kita dari hal yang dapat merusak. Sebab keberlanjutan bangsa dan negara kita ini itu bergantung dari generasi muda. Jika bangsa ingin maju maka pertama yang harus dibenahi adalah generasi mudanya,"kata Haris Hamid melalui rilis humas Unibos Putri.

Dalam kesempatan ini, Pembina UKM Manuver Anti Narkoba Unibos Dr. Zulkifli Maulana ini juga memaparkan beberapa hal terkait penyebaran narkoba yang telah memasuki kehidupan masyarakat khususnya di Makassar.

“Mahasiswa memang agent tepat untuk pemberantasan obat terlarang ini. sebab banyaknya penyebaran narkoba juga menyasar kalangan pelajar yang berada pada titik 27,3 %. Dan diantara kalangan pelajar itu tentunya obat terlarang itu menyerang kalangan yang masih berada pada usia pertumbuhan dengan umur yang masih sangat dini. Di Sulsel pun kita berada pada tingkat daerah ke 9 yang memiliki penyalahgunaan obat terlarang tertinggi dari daerah lain di Indonesia. Dan obat terlarang ini kini menjadi salah satu penyebab kematian," kata Pembina UKM Manuver Anti Narkoba Unibos.

Siti Zubaidah yang menjadi pemapar materi terkait akibat penyalahgunaan narkoba, turut memotivasi mahasiswa Unibos agar sekiranya dapat dengan baik memilah hal yang baik dan yang merusak masa depan.

“Untuk menghalau narkoba dibutuhkan kepedulian semua pihak. Dalam hal ini juga akan selalu ada korelasi antara pendidikan rendah dengan banyaknya penyalahgunaan obat terlarang. Sehingga sebagai mahasiswa yang berpendidikan, sekiranya harus mampu mencegah rusaknya karakter dan masa depan kita dari obat terlarang itu," kata Dosen Fakultas Hukum Unibos.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help