TribunTimur/

Satreskrim Polres Pangkep Ambil Alih Kasus Pupuk Ilegal di Bontomatene

Polsek Segeri memperoleh informasi terkait pembongkaran pupuk bersubsidi tanpa melalui distributor resmi.

Satreskrim Polres Pangkep Ambil Alih Kasus Pupuk Ilegal di Bontomatene
munjiyah/tribunpangkep.com
Kasatreskrim Polres Pangkep, AKP Rudi Suprimin 

TRIBUNPANGKEP.COM, SEGERI - Kasus pupuk subsidi ilegal di Kampung Bontomatene, Kelurahan Bontomatene, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Sulsel, diambil alih Reskrim Polres Pangkep.

Kasatreskrim Polres Pangkep, AKP Rudi Suprimin membenarkan pelimpahan kasus tersebut.

"Iya saat ini kita sudah tangani, sementara pemeriksaan dan masih lidik," ujarnya dikonfirmasi TribunPangkep.com , Kamis (7/12/2017).

Sekitar pukul 13.30 Wita, Polsek Segeri mengamankan pelaku pengecer pupuk bersubsidi Jamaluddin (34) di Kampung Bontomatene Kelurahan Bontomatene Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Polsek Segeri memperoleh informasi terkait pembongkaran pupuk bersubsidi tanpa melalui distributor resmi.

Lalu mereka langsung melakukan pengecekan dan menemukan truck yang sementara membongkar pupuk.

Saat dimintai dokumen resmi, pemilik pupuk tidak dapat menunjukkan dokumen pupuk SP36 yang diambil langsung di gudang PT Petrokimia Gresik di Kabupaten Barru.

Akhirnya, Polsek Segeri langsung mengamankan pemilik pupuk dan barang bukti berupa satu unit mobil truk, sepuluh ton atau 200 sak pupuk subsidi SP36.

Saat ini pelaku sudah berada di Mapolres Pangkep.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help