TribunTimur/

Kapal Pinisi Jadi Warisan Budaya Dunia, Ini Harapan Kadis Pendidikan Sulsel

Perahu tradisional Pinisi asal Bulukumba, Sulsel dinobatkan sebagai warisan dunia oleh Unesco.

Kapal Pinisi Jadi Warisan Budaya Dunia, Ini Harapan Kadis Pendidikan Sulsel
Istimewa
Irman Yasin Limpo, Kadisdik Sulsel-1 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kadis Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo menyambut baik kabar Perahu tradisional Pinisi asal Bulukumba, Sulsel dinobatkan sebagai warisan dunia oleh Unesco.

Ia menyebutkan dengan penetapan ini, artinya budaya di Sulsel semakin di perhitungkan dunia.

Menurutnya hal ini juga dapat menjadi ikon dan pembelajaran bagi generasi bangsa bahwa Pinisi itu asal muasalnya berada di Bulukumba, Sulsel.

"Ini pembelajaran bagi anak anak kita. Harusnya ini dikampanyekan," kata None sapaan Kadisdik dan Kebudayaan Sulsel.

Sebelumnya diberitakan bahwa Perahu Tradisional Pinisi Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), resmi menjadi warisan dunia Unesco,

Kabar tersebut datang dari Jeju Island, Korea Selatan, tempat dilaksanakannya Sidang ke-12 Komite Warisan Budaya Takbenda Unesco.

Dengan adanya penobatan ini i ndustri perahu Pinisi menjadi semakin baik, dan semakin diminati.

Dengan ditetapkannya Pinisi tersebut sebagai warisan dunia, Sulsel memiliki dua warisan dunia dari Unesco, yakni Pinisi(2017) dan Naskah La Galigo (2012)

Penulis: Saldy
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help