TribunTimur/

Pilgub Sulsel 2018

KPU Sulsel Akui Verifikasi Administrasi Lebih Sulit Dibanding Verifikasi Faktual

Kalau dilihat dari proses. Masa krusial itu di verifikasi administrasi, karena kalau verifikasi faktual hanya penyesuaian

KPU Sulsel Akui Verifikasi Administrasi Lebih Sulit Dibanding Verifikasi Faktual
abd aziz
Komisioner KPU Sulsel, Faisal Amir 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Faisal Amir menganggap verifikasi administrasi dalam tahapan pencalonan jalur independen adalah tahapan terberat.

Komisioner KPU Sulsel Faisal Amir mengaku, verifikasi administrasi lebih sulit ketimbang verifikasi faktual karena harus lewat elektronik.

"Kalau dilihat dari proses. Masa krusial itu di verifikasi administrasi, karena kalau verifikasi faktual hanya penyesuaian," kata Faisal Amir via pesan ke Tribun, Kamis (7/12/2017).

Sementara itu, Komisioner KPU Sulsel Bidang Teknis, Misna Attas menjelaskan, KPU Sulsel bakal mengerahkan 72 petugas untuk melakukan verifikasi faktual KTP dukungan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar.

"Ini akan membantu petugas PPS dan PPK di lapangan. Seluruh petugas berasal dari panitia penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) tingkat kabupaten dan kota," katanya.

Misna mengatakan, untuk menjamin keamanan dan validasi berkas calon, pihaknya sudah mengumpulkan penyelenggara juga pengawas untuk mengkoordinasikan tugas-tugas yang bakal diemban para petugas.

"Panitia kabupaten kota ini kami berikan petunjuk-petunjuk terhadap verifikasi faktual yang memenuhi syarat dan berstandar sesuai dengan peraturan KPU," kata Misna.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help