TribunTimur/

Yeyen Tumena Bantah Imingi Asnawi Jadi Polisi Demi Gabung ke Bhayangkara FC

Menurutnya, Ia tidak punya wewenang untuk menjadikan seseorang menjadi polisi, karena Polisi itu adalah institusi.

Yeyen Tumena Bantah Imingi Asnawi Jadi Polisi Demi Gabung ke Bhayangkara FC
dok_bolasport
Yeyen Tumena, Pembina Teknik Bhayangkara FC 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - Asisten Pelatih Bhayangkara FC, Yeyen Tumena membantah telah menjanji Asnawi Mangkualam, gelandang PSM jika mau gabung bersama Bhayangkara FC untuk musim kompetisi yang akan datang, akan dijadikan anggota kepolisian.

Baca: Diiming-Imingi Jadi Polisi, Asnawi Mangkualam Bakal Tinggalkan PSM?

Menurutnya, Ia tidak punya wewenang untuk menjadikan seseorang menjadi polisi, karena Polisi itu adalah institusi.

Kalaupun kata Yeyen, ada yang mau jadi Polisi tentu langsung ke kepolisian, bukan ke dia.

Ia pun lalu memberi klarifikasi lanjutan soal isu tersebut. Berikut jawaban Yeyen yang dikutip dari pesan yang ia kirimkan.

"Karna di Bhayangkara itu adalah 2 Hal yg berbeda, yg mau masuk jadi pemain Bhayangkara ya negosiasi layaknya pemain professional , mereka dikontrak dan digaji secara profesiona," jelasnya.

"Tapi kalau pemain itu berfikir masa depan terus memilih jadi Polisi , mengabdi untuk bangsa setelah tidak bermain nanti, dan mau masa depannya lebih terjamin maka management akan membantu prosesnya. Dan pemain yang polisi tetap melakukan tugasnya saat libur kompetisi dan juga digaji dari kepolisian.. Jadi jangan dicampur adukan," jelasnya

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help