TribunTimur/
Home »

Lutim

Wanita Pirang Ini Mengaku Komnas Waspan, Bikin Resah Kades di Luwu Timur

Oknum terdiri dari dua orang, satu pria berkemeja kotak-kotak dan seorang perempuan berambut pirang.

Wanita Pirang Ini Mengaku Komnas Waspan, Bikin Resah Kades di Luwu Timur
ivan/tribunlutim.com
Oknum mengaku dari Komisi Nasional Pengawas Aparatur Negara (Komnas Waspan) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali beraksi di Luwu Timur. 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Oknum mengaku dari Komisi Nasional Pengawas Aparatur Negara (Komnas Waspan) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali beraksi di Luwu Timur.

Kali ini, oknum tersebut menyisir kepala desa dengan tujuan mengecek proyek fisik desa.

Sejumlah kepala desa resah akibat ulah oknum tersebut. Pasalnya, kepala desa juga dimintai uang.

Oknum terdiri dari dua orang, satu pria berkemeja kotak-kotak dan seorang perempuan berambut pirang.

Koodinator pendamping desa Kecamatan Wotu, Aswaluddin mengatakan hampir seluruh desa didatangi oknum tersebut.

"Kalau Kecamatan Wotu, itu Desa Tarengge dan Maramba yang saya lihat langsung," kata Aswal kepada TribunLutim.com, Kamis (7/12/2017).

Lucunya, oknum tersebut tidak membawa alat pengecekan proyek fisik seperti yang dilakukan tenaga teknisi.

Ia pun mempertanyakan kewenangan oknum tersebut turut mengecek pekerjaan fisiknya desa.

"Terus lembaganya apa memang linier dengan apa yang dilakukan di lapangan. Kalau cuma asumsi saja, saya rasa semua bisa," katanya.

Sebelumnya, Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) diresahkan lima pria mengaku dari Komisi Nasional Pengawas Aparatur Negara (Komnas Waspan) Sulsel.

Kepala SDN Balantang Batman mengatakan, kepala sekolah dimintai uang hingga jutaan rupiah oleh oknum tersebut.

"Kalau tidak dikasih, mereka mengancam kepala sekolah dilaporkan ke kejaksaaan," kata Batman.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help