TribunTimur/

Tahukah Anda Kapan SMS Pertama Kali Dikirim? Ini Lho Sejarahnya!

PADA tanggal 3 Desember 2017 lalu, Short Message Service atau yang kita kenal dengan SMS merayakan ulang tahunnya yang ke-25 tahun.

Tahukah Anda Kapan SMS Pertama Kali Dikirim? Ini Lho Sejarahnya!
shutterstock
SMS 

PADA tanggal 3 Desember 2017 lalu, Short Message Service atau yang kita kenal dengan SMS merayakan ulang tahunnya yang ke-25 tahun.

Ini adalah perayaan perak SMS pertama kali diketik oleh insinyur asal Inggris, Neil Papwort, pada tahun 1992.

Dilansir dari metro.co.uk, saat itu, Neil masih berusia 22 tahun. Lalu dia mengirimkan pesan teks singkat pertamanya kepada rekannya, Richard Jarvis, menggunakan PC.

Dia menuliskan ‘Selamat Hari Natal’ kepada Jarvis.

Sejak itulah, tonggak sejarah SMS dimulai.

Menariknya, Neil mengatakan tidak tahu bahwa hal itu akan sangat populer di kemudian hari.

“Pada tahun 1992, saya tidak tahu seberapa populernya SMS dan sekarang SMS menjadi aplikasi pesan yang digunakan jutaan orang,” terang Niel.

Satu tahun kemudian, tepatnya pada 1993, Nokia memperkenalkan fitur SMS dengan ‘bip’ sebagai ciri khasnya untuk memberitahukan bahwa ada pesan masuk.

Pada awalnya, SMS memiliki batas 160 karakter. Namun sekarang kita berhasil mengatasinya dengan menemukan ‘txt spk’.

Selain SMS, bahasa digital juga mulai masuk. Termasuk frase seperti ‘LOL’ untuk ‘tertawa terbahak-bahak’ dan ‘emoticon’ (simbol yang dibuat dari karakter keyborad untuk menunjukkan emosi).

Inilah yang kemudian mengilhami terciptanya emoji pertama, yang ditemukan di Jepang pada tahun 1999.

Dan pada tahun yang sama, SMS akhirnya bisa dipertukarkan di banyak jaringan, sehingga SMS lebih populer daripada sebelumnya.

Terakhir, Elizabeth Bruton, yang bekerja untuk Museum Ilmu Pengetahuan dan juga kurator teknologi, mengatakan bahwa SMS bisa dianggap sebagai langkah awal menuju smartphone modern.

Berita ini sebelumnya dimuat oleh intisari.grid.id: Pertama Kali Dikirim pada 1992, Tahun Ini SMS Merayakan Ulang Tahunnya ke-25 Tahun!

Editor: Ina Maharani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help