TribunTimur/

Sering Mati Lampu, Pemilik Warkop di Enrekang Mengaku Rugi

Dalam tempo dua hari terakhir ini pemadaman listrik sudah terjadi empat kali dengan waktu satu sampai empat jam sekali padam.

Sering Mati Lampu, Pemilik Warkop di Enrekang Mengaku Rugi
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Sepinya pengunjung warung kopi (Warkop) 89 di Kota Enrekang selama terjadi pemadaman listrik. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pemadaman listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) kerap terjadi di wilayah Kota Enrekang.

Dalam tempo dua hari terakhir ini pemadaman listrik sudah terjadi empat kali dengan waktu satu sampai empat jam sekali padam.

Akibatnya, sejumlah warga mengaku dirugikan dan terganggu dengan adanya pemadaman tersebut.

Pemilik warung kopi 89 di Kota Enrekang, Yusril, mengaku dirugikan dengan seringnya pemadaman listrik dilakukan dalam sepekan terakhir.

"Jelas kita sebagai pengguna layanan terganggu dengan layanan yang seperti ini karena mati lampunya hampir setiap hari," kata Yusril kepada TribunEnrekang.com, Rabu (6/12/2017).

Ia menjelaskan, dalam sepekan terkahir omsetnya alami penurunan yang normalnya minimal Rp 500 ribu, selama seringnya pemadaman listrik turun menjadi Rp 200 ribu per hari.

Itu lantaran, layanan pembuatan minuman yang membutuhkan bantuan listrik tidak bisa dilakukan.

Selain itu, layanan wifi gratis di warkopnya juga tak bisa difungsikan selama pemadaman listrik berlangsung.

Hal itu diperparah dengan tidak adanya informasi awal terkait akan dilakukannya pemadaman listrik dari PLN kepada warga.

"Yah kita sangat rugilah dengan kondisi seperti ini, warkop jadi sepi pengunjung penghasilan berkurang," ujarny.

Ia berharap, PLN bisa memperbaiki pelayanannya kepada masyarakat sehingga tidak terjadi lagi pemadaman listrik secara mendadak.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help