TribunTimur/

PLN Selayar Ancam Cabut Meteran Pelanggan Menunggak

Staff Pelayanan Pelanggan PLN Selayar, Dimas Candra mengatakan pembayaran rekening listrik seharusnya setiap bulan dalam

PLN Selayar Ancam Cabut Meteran Pelanggan Menunggak
nurwahidah/tribunselayar.com
Staf Pelayanan Pelanggan PLN Selayar, Dimas Candra 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerapkan langkah tegas untuk menertibkan pelanggaran keterlambatan pembayaran tagihan listrik di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan ( Sulsel).

Hal ini dilakukan untuk menekan kerugian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

Staf Pelayanan Pelanggan PLN Selayar, Dimas Candra mengatakan pembayaran rekening listrik seharusnya setiap bulan dalam jangka waktu 20 hari mulai tanggal 1 sampai tanggal 20 Desember 2017.

"Jika sampai pada tanggal jatuh tempo yaitu tanggal 20 pelanggan belum membayar rekening listrik, pelanggan  dinyatakan telah menunggak pembayaran tagihan listriknya,” ujar Dimas Candra kepada TribunSelayar.com, Kamis (7/12/2017).

Sanksi tegas yang diberlakukan bagi penunggak adalah pemutusan sementara dengan cara mencabut MCB (Miniature Circuit Breaker) yang ada di kWh (Kilo Watt Hour) meter pelanggan," lanjut Dimas  Candra.

Penulis: Nurwahidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help